AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J hingga kini masih terus bergulir.
Masih banyak sekali fakta-fakta yang belum terungkap, salah satunya yaitu motif pembunuhan Brigadir J.
Namun, satu per satu motif pembunuhan Brigadir J ini mulai menemuia titik terang.
Kali ini, terkuak sudah soal dugaan Brigadir J yang dipaksa menemui Putri Candrawathi di dalam kamar.
Dugaan pertemuan paksa antara Brigadir J dan Putri Candrawathi ini diketahui melalui pengakuan Bripka RR alias Ricky Rizal.
Seiring berjalannya kasus ini, Bripka RR mulai jujur dan berani membongkar skenario Ferdy Sambo.
Tak cuma itu, Bripka RR juga membongkar seperti apa perilaku Putri Candrawathi.
Sempat beredar kabar bahwa Brigadir J diduga bertengkar dengan sopir sekaligus ART Ferdy Sambo yakni Kuat Maruf alias Om Kuat.
Brigadir J juga disebut menolak masuk ke kamar Putri Candrawathi saat itu.
Baca Juga: Pengakuan Bripka RR Ketika di Magelang: Brigadir J Dipaksa Masuk ke Kamar Putri Candrawathi
Namun, ada pula dugaan bahwa Brigadir J terpaksa melayani lantaran desakan dari istri Ferdy Sambo tersebut.
Dikutip AyoJakarta.com dari berita Teras Gorontalo berjudul "Akhirnya Terungkap Soal Dugaan Brigadir J Dipaksa Temui Putri Candrawathi, Bripka RR Bongkar Perilaku Nyonya".
Teras Gorontal melansir dari tayangan di kanal YouTube Uncle Wira, pengacara Bripka RR, Erman Umar pun menceritakan semua kesaksian Bripka RR menjelang pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: Pengacara Klaim Bripka RR Bukan Saksi Pembunuhan Brigadir J, Ini Alasannya
Brigadir J sempat bertemu dengan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, selama kurang lebih 15 menit seusai peristiwa yang diklaim oleh Putri Candrawtahi sebagai pelecehan seksual yang terjadi di rumah Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah.
Peristiwa tersebut diduga terjadi di Magelang, tepatnya sehari sebelum penembakan Brigadir J di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 lalu.
Brigadir J diketahui terpaksa masuk ke kamar Putri Candrawathi lantaran diminta Bripka RR setelah sebelumnya sempat bertengkar dengan Kuat Maruf.
Baca Juga: Penyesalan Bripka RR soal Brigadir J, Apakah Itu?
Menurut keterangan Bripka RR yang disampaikan melalui pengacaranya, Erman Umar, Putri Candrawathi sempat menanyakan keberadaan Brigadir J.
Bripka RR mengungkapkan, Brigadir J sempat menemui istri Ferdy Sambo itu dikamarnya.
Bahkan, Putri Candrawathi diketahui menelepon Bharada E dan menanyakan Bripka RR lantaran terjadi masalah di rumah.
Ketika kedua ajudan itu kembali dan memeriksa kondisi rumah, terlihat lantai dasar dalam keadaan sepi.
Namun ketika naik ke lantai dua, terlihat asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo yakni Susi tengah menangis dan Kuat Maruf marah-marah.
Ketika Bripka RR bertanya kepada Kuat Maruf, pria yang akrab disapa Om Kuat itu mengaku melihat tindakan kurang ajar yang dilakukan Brigadir J.
Mendengar hal ini, Bripka RR pun masuk ke kamar Putri Candrawathi.
Kala itu, Putri yang tengah berbaring memintanya untuk memanggil Brigadir J.
Motif di balik pembunuhan Brigadir J
Meski sudah hampir tiga bulan berlalu, motif di balik pembunuhan Brigadir J belum juga terungkap.
Baca Juga: Mulai Jujur Bripka RR Bongkar Semua Motif Ferdy Sambo, Ungkap Punya Bukti !
Sebaliknya, justru muncul banyak isu mengenai mengapa Ferdy Sambo sampai tega membunuh ajudan yang sudah bekerja bersamanya selama dua tahun itu.
Adapun beberapa isu terkait motif pembunuhan Brigadir J antara lain perselingkuhan antara Putri Candrawathi dan Brigadir J, perselingkuhan Ferdy Sambo dengan 'Si Cantik', hingga isu LGBT.
Sementara itu, isu perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf pertama kali diungkap oleh eks pengacara Bharada E, Deolipa Yumara di TV One.
Deolipa Yumara mengatakan, dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi dipastikan tidak ada.
Sebaliknya, menurut Deolipa Yumara, Brigadir J justru memergoki Putri Candrawathi dan Kuat Maruf ketika keduanya tengah berhubungan intim di Magelang.
Deolipa Yumara mengungkapkan, dugaan perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf itu disampaikan sendiri oleh Bharada E.
Karena tertangkap basah, Kuat Maruf pun mengejar Brigadir J.
Kemudian, Kuat Maruf juga melaporkan Brigadir J kepada Ferdy Sambo, sementara Putri Candrawathi langsung menghubungi Bripka RR.*** (Bryan Alex Tarore/Teras Gorontalo)

Share this article
Bripka RR beri pengakuan soal perilaku Putri Candrawathi dan ungkap dugaan Brigadir J yang dipaksa masuk ke kamar istri Ferdy Sambo