AYOJAKARTA.COM - Asal negara hacker Bjorka menjadi pertanyaan besar bagi sebagian pengguna internet, dan kenapa dia seolah "mengacak-acak" Indonesia?
Seperti diketahui, belakangan ini muncul sebuah akun anonim bernama Bjorka yang mengaku meretas sejumlah dokumen asal Indonesia.
Mulai dari data SIM Card hingga yang terbaru dokumen rahasia milik Presiden Joko Widodo menjadi incaran hacker Bjorka.
Baca Juga: Brigjen Hendra Kurniawan Tampil, Bongkar Skenario Licik Ferdy Sambo, Begini Ungkapannnya
Lantas, siapakah dan berasal dari negara mana hacker Bjorka?
Berikut info lengkapnya seperti yang ditulis JatimNetwork.com dalam artikel "Hacker Bjorka Asal Negara Mana? Ini Profil dan 5 Fakta Peretas Dokumen Rahasia yang Diduga Milik Jokowi".
Hingga saat ini belum diketahui identitas lengkap hacker Bjorka dan dari negara mana ia berasal.
Namun dari laman Twitter miliknya @bjorkanism, Bjorka menyematkan sebuah lokasi Warsaw, Poland.
Belum diketahui secara pasti apakah negara tersebut adalah negara asalnya atau bukan.
5 Fakta Hacker Bjorka
1. Kerap Muncul di Breach Forums
Informasi terkait sosok hacker Bjorka masih menjadi misteri. Namun berdasarkan sejumlah sumber, Bjorka kerap muncul dalam sebuah situs keamanan cyber bernama Breach Forums.
2. Bocorkan Dokumen Rahasia yang Diduga Milik Jokowi
Sejumlah dokumen surat menyurat yang diduga milik Presiden Jokowi diretas oleh akun Bjorka di laman Breach Forums.
Dokumen tersebut memiliki rentang waktu antara 2019 hingga 2021. Salah satu dokumen yang diunggah diduga berasal dari Badan Intelijen Negara (BIN).
Dalam unggahannya, Bjorka menjelaskan bahwa telah mengunggah total 679.180 dokumen berukuran 189 MB namun bila di compress menjadi 40 Megabyte.
Menanggapi unggahan tersebut, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan jika tidak ada surat apapun yang terkena peretasan.
3. Menjual Data Pribadi Milik Warga Indonesia
Bukan hanya meretas situs milik pemerintah, Bjorka juga menjual 105 juta data milk Warga Negara Indonesia yang berasal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Kapasitas data yang diduga bocor diklaim mencapai 8 GB. Bjorka menjual data tersebut dengan harga mencapai USD50 Ribu atau sekitar Rp745 Juta.
Tak hanya itu, Bjorka juga menjual sejumlah data yang diklaim milik IndiHome.
4. Mengunggah 11 Unggahan
Diketahui Bjorka telah mengunggah 105 juta data kependudukan warga Indonesia di Breached Forums.
Ia bergabung ke forum penjualan data ilegal pada 9 Agustus 2022 dan telah mengunggah 11 unggahan.
5. Berbalas Pesan dengan Kominfo
Menanggapi isu kebocoran data, Bjorka dan Kominfo sempat berbalas pesan.
Kominfo meminta agar hacker Bjorka jangan menyerang. Kemudian, Bjorka merespons dengan menuliskan "STOP BEING AN IDIOT" di situs Breached.to.*** (Novia Candra Wahyuni/JatimNetwork.com)

Share this article
Asal negara hacker Bjorka menjadi pertanyaan besar bagi sebagian pengguna internet, dan kenapa dia seolah "mengacak-acak" Indonesia?