Respons PDIP usai Hasto Jadi Tersangka Kasus Suap: Ini karena Abuse of Power Mantan Presiden

PDIP memberikan tanggapan tegas terkait penetapan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dalam kasus suap.
PDIP memberikan tanggapan tegas terkait penetapan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dalam kasus suap.

AYOJAKARTA.COM -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan tanggapan tegas terkait penetapan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dalam kasus suap yang melibatkan Harun Masiku.

Diketahui, penetapan tersangka kepada Hasto ini terjadi setelah KPK menemukan bukti keterlibatan Sekjen PDIP tersebut dalam pemberian suap kepada Wahyu Setiawan, mantan anggota KPU, terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR.

Melalui Ketua DPP Ronny Talapessy, PDIP menilai bahwa penetapan Hasto sebagai tersangka merupakan bentuk politisasi hukum dan pemidanaan yang dipaksakan.

Baca Juga: Skandal Besar PDIP! Dari Suap Miliaran hingga Ponsel Direndam, Begini Cara Hasto Kristiyanto Mencoba Kelabui KPK

Berdasarkan pernyataan Megawati Soekarnoputri sebelumnya bahwa PDIP akan "di awut-awut" menjelang Kongres VI partai.

Mereka merasa bahwa status tersangka ini hanya membuktikan informasi yang telah beredar sebelumnya mengenai kemungkinan Hasto akan dijadikan tersangka.

Respons PDIP terhadap Kasus Hasto

Ronny menyatakan bahwa pemanggilan Hasto dimulai setelah ia bersuara kritis mengenai keputusan Mahkamah Konstitusi dan berlanjut setelah pemilu.

Baca Juga: Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Tak Gentar Menghadapi Sejuta Peluru

“alasan sesungguhnya dari menjadikan Sekjen DPP PDIP ditetapkan sebagai tersangka adalah motif politik terutama karena Sekjen DPP (Hasto) PDIP belakangan ini menentang upaya-upaya yang merusak demokrasi dan konstitusi juga terhadap caw-caw penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power di penghujung kekuasaan mantan presiden Joko Widodo,” ungkap Ronny Talapessy yang dikutip dari Youtube Kompas TV.

Pihak PDIP menduga bahwa penetapan ini berkaitan dengan sikap politik Hasto yang menentang mantan Presiden Joko Widodo, terutama terkait isu penyalahgunaan kekuasaan.

Saat ditetapkan sebagai tersangka, Hasto dikabarkan tetap tenang dan melanjutkan tugas-tugasnya di partai seperti biasa.

PDIP memastikan akan memberikan bantuan hukum untuk membela Hasto, Sekjen dari Parpol Besar tersebut.

Baca Juga: PDIP dan Gerindra Saling Tuding Soal Inisiator Wacana Kenaikan PPN 12 Persen, Ketua DPP PDI: Itu Bukan Inisiatif Kita tapi...

Ketua DPP PDIP Said Abdullah menekankan bahwa Hasto memiliki hak hukum sebagai warga negara dan partai akan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

PDIP secara keseluruhan menegaskan bahwa kasus ini tidak hanya berkaitan dengan hukum, tetapi juga memiliki dimensi politik yang lebih dalam, mencerminkan ketegangan antara partai dan mantan pemerintahan.

PDIP meminta masyarakat untuk tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah atas kasus sekarang ini.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tersangka
# PDIP
# PDIP
# Hasto Kristiyanto

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.