AYOJAKARTA.COM - Tahun 2025 mendatang menandai perubahan yang signifikan dalam pelaksanaan Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab).
Setelah beberapa tahun pembelajaran dilakukan secara daring akibat pandemi, PPG Daljab akan kembali mengadakan sistem tatap muka dengan sentuhan yang lebih modern berupa integrasi pembelajaran daring.
Model pembelajaran hybrid ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar bagi guru peserta PPG.
Menariknya, sistem pembelajaran PPG Daljab 2025 ini akan menggabungkan penggunaan Learning Management System (LMS) online dengan sesi kuliah tatap muka di universitas.
Baca Juga: Siap Hadapi PPG Offline 2025? Cek Keuntungan dan Kekurangannya Dibanding Online
LMS akan menjadi platform yang utama bagi para peserta untuk dapat mengakses modul pembelajaran, berdiskusi dengan dosen dan sesama peserta, serta mengirimkan tugas.
Modul-modul yang telah tersedia di LMS akan dirancang secara terstruktur dan komprehensif serta memastikan peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang materi yang diajarkan.
Kuliah tatap muka akan diadakan di universitas dari masing-masing peserta dengan durasi yang lebih singkat dibandingkan dengan sistem offline sepenuhnya.
Hal tersebut mempertimbangkan kesibukan dari para guru yang tetap harus menjalankan tugas mengajar di sekolah.
Baca Juga: PPG Lulus, NRG Belum Keluar? Begini Cara Input Data Sertifikasi di Dapodik
Durasi tatap muka diperkirakan akan berlangsung sekitar satu bulan, tentu ini jauh lebih singkat daripada sistem daring penuh waktu pada 2024 yang membutuhkan waktu tiga bulan.
Selain pembelajaran online dan tatap muka, sistem PPG Daljab 2025 juga akan mencakup ujian offline di lokasi yang sudah ditentukan.
Ujian tersebut akan menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipelajari, baik melalui pembelajaran daring ataupun tatap muka.
Perubahan sistem pembelajaran ini tentunya didasari pada pertimbangan agar lebih efektif dan interaktif.
Baca Juga: Pendaftaran PPG Guru Tertentu 2024 Segera Ditutup, Catat 4 Poin Penting Ini
Pembelajaran tatap muka diharapkan bisa digunakan untuk memfasilitasi interaksi langsung antara dosen dan peserta, serta meningkatkan pemahaman materi yang lebih efektif.
Sementara itu, platform LMS menyediakan fleksibilitas serta kemudahan akses bagi peserta untuk belajar dengan ritmenya sendiri.
Meskipun belum ada pengumuman resmi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyampaikan rencana perubahan tersebut.
Diperkirakan pengumuman resmi akan dikeluarkan menjelang panggilan peserta PPG Daljab yang telah lulus administrasi.
Bagi para guru yang berencana mengikuti PPG Daljab 2025 bisa mempersiapkan diri dengan matang jadi poin yang sangat penting.***

Share this article
Sistem pembelajaran PPG Daljab 2025 akan menggabungkan penggunaan Learning Management System (LMS) online.