AYOJAKARTA.COM – Imbas dari arogansi Ivan Sugianto yang viral memaksa salah satu siswa Sekolah Gloria Surabaya untuk bersujud dan menggonggong, kini ia menjadi sorotan publok.
Gara-gara dibutakan amarahnya, kasus Ivan Sugianto berbuntut panjang dan merembet ke kasus lain, yaitu dugaan pencucian uang.
Diketahui, Ivan Sugianto merupakan seorang pengusaha pemilik sejumlah tempat hiburan (club) yang berada di Surabaya.
Ivan Sugianto diduga telah melakukan transaksi mencurigakan yang ditemukan oleh PPATK.
PPATK melaporkan ada aliran dan transaksi mencurigakan dari rekening pengusaha asal Surabaya tersebut.
Baca Juga: Pengusaha Asal Surabaya Ivan Sugianto, Terjerat Kasus Persekusi dan Dugaan Pencucian Uang!
Atas temuan mencurigakan tersebut, PPATK kini memblokir rekening Ivan dan juga sejumlah klub hiburan miliknya.
“Yarekening dia (Ivan Sugianto) kami blokir, rekening Ivan dengan pihak yang berkaitan terdeteksi aktivitas illegal,” ungkap Kepala PPATK yang dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV pada Sabtu, 16 November 2024.
Hal tersebut, membuat Ivan Sugianto akan menjalankan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pencucian uang.
Sementara, saat ini Ivan Sugianto sudah ditetapkan menjadi tersangka atas tindakan yang dilaporkan sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.
Baca Juga: Viral Paksa Siswa Menggonggong, Ivan Sugianto Kini Menangis Terancam Bui 3 Tahun
Ivan terjerat pasal 80 ayat 1 dan pasal 76c dari undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman tiga tahun penjara.
Sebagai informasi, pada akhir Oktober lalu, kasus perundungan yang dilakukan oleh Ivan kepada siswa berinisial E sudah diselesaikan secara damai oleh kedua belah pihak orang tua murid.
Sebelumnya juga, Ivan Sugianto telah membuat video klarifikasi permintaan maafnya kepada orang tua siswa korbannya, pihak sekolah SMA Gloria dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang ia perbuat.
Namun pihak sekolah siswa inisial E yakni SMA Gloria Surabaya, tidak ingin kasus ini selesai di situ saja.
Pihak sekolah tetap melanjutkan ke proses hukum dengan melaporkan Ivan ke pihak kepolisian karena yang telah membuat kegaduhan di sekitar sekolah dan mengintimidasi anak didiknya. ***

Share this article
Usai labrak siswa, kasus Ivan Sugianto berbuntut panjang dan merembet ke kasus lain, yaitu dugaan pencucian uang.