AYOJAKARTA.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan kritik keras terhadap serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran yang dinilai memicu situasi tidak kondusif di kawasan Timur Tengah.
Selain itu, MUI juga mengungkapkan belasungkawa atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat peristiwa tersebut.
“MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, sebagai akibat serangan Israel-AS,” demikian pernyataan resmi MUI.
Baca Juga: Kebijakan Baru BGN! SPPG Diminta Aktif di Medsos Berikan Konten Edukasi Gizi
Setidaknya terdapat sembilan poin yang disampaikan MUI terkait konflik global Israel-AS versus Iran dalam keterangan resmi yang dikutip ayojakarta.com pada Minggu, 1 Maret 2026.
Dalam pernyataannya, MUI mengutuk keras serangan yang dilakukan Israel dengan dukungan Amerika Serikat karena dinilai bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan amanat Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia.
MUI juga mendesak pemerintah Indonesia untuk mencabut keanggotaan dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump. Organisasi tersebut dinilai tidak efektif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.
“MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan perdamaian sejati di Palestina,” demikian pernyataan MUI.
Menurut MUI, keterlibatan Amerika Serikat dalam serangan bersama Israel terhadap Iran berpotensi memicu perang regional yang lebih luas dan melibatkan berbagai kekuatan besar dunia.
Presiden Prabowo Lakukan Upaya Mediasi
Di tengah memanasnya situasi, Presiden RI Prabowo Subianto dilaporkan melakukan kunjungan ke Iran dalam rangka upaya mediasi dan mendorong deeskalasi konflik.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta berperan dalam menciptakan perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan konstitusi.***

Share this article
Kritik keras Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap serangan yang dilakukan oleh Israel-AS kepada Iran yang memicu situasi yang tidak kondusif di Timur Tengah.