Gawat! 1.653 Pendaftar PPPK 2024 Sudah Dinyatakan TMS, Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Submit

Pendaftaran seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) akan ditutup delapan hari lagi.
Pendaftaran seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) akan ditutup delapan hari lagi.

AYOJAKARTA.COM — Pendaftaran seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) akan ditutup delapan hari lagi.

Khusus bagi pelamar kategori prioritas (guru), eks tenaga honorer, dan tenaga non-ASN yang terdaftar di BKN, pendaftaran PPPK tahun 2024 ditutup pada tanggal 20 Oktober 2024.

Sementara itu, pendaftaran seleksi PPPK 2024 untuk tenaga non-ASN yang bekerja di pemerintahan akan dibuka dari tanggal 17 November hingga 31 Desember 2024.

Bagi peserta yang ingin melamar formasi PPPK tahun 2024, pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi https://sscasn.bkn.go.id.

Pelamar PPPK 2024 dibagi menjadi lima kategori sebagai berikut:

Baca Juga: PPPK 2024: Hindari Kesalahan Kecil dan Sepele Ini, Cara Aman Upload Dokumen

1. Pelamar Prioritas

Pelamar yang mengikuti seleksi PPPK guru pada tahun 2021 dan Bidan Penyidik pada tahun 2023 yang memenuhi passing grade namun belum lolos menjadi ASN karena tidak masuk peringkat.

2. Eks THK-2

Tenaga honorer yang bekerja di pemerintahan sejak tahun 2005 dan tidak mendapatkan pembiayaan dari APBN atau APBD.

3. Tenaga Non-ASN Tidak Terdaftar di Database BKN

Tenaga honorer yang tidak terdaftar pada database BKN namun masih aktif bekerja di instansi pemerintah selama dua tahun berturut-turut.

4. Lulusan PPG

Pelamar yang sudah mendapatkan sertifikasi PPG Pra Jabatan atau PPG Dalam Jabatan, termasuk guru swasta yang memiliki sertifikasi PPG dengan syarat harus mendapatkan izin dari yayasan.

5. Tenaga Non-ASN yang Sudah Terdaftar di Database

Honorer yang sudah masuk dalam pendataan non-ASN oleh BKN dan terdaftar dalam database BKN.

Sebagai informasi, BKN telah merilis kembali hasil rekapitulasi pendaftaran seleksi PPPK tahun 2024, baik untuk formasi tenaga guru, kesehatan, maupun teknis.

Berdasarkan hasil rekapitulasi sementara pada tanggal 11 Oktober 2024 pukul 12.00 WIB, berikut adalah jumlah rincian pendaftar serta peserta yang memenuhi syarat:

Baca Juga: 2 Tenaga Honorer Kategori ini yang Jadi Prioritas Pengangkatan PPPK 2024

1. Tenaga Guru

  • Jumlah pendaftar: 215.340
  • Submit: 28.739
  • Verifikasi Memenuhi Syarat (MS): 7.663
  • Verifikasi Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 633

2. Tenaga Kesehatan

  • Jumlah pendaftar: 53.887
  • Submit: 1.201
  • Verifikasi Memenuhi Syarat (MS): 379
  • Verifikasi Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 25

3. Tenaga Teknis

  • Jumlah pendaftar: 599.068
  • Submit: 44.207
  • Verifikasi Memenuhi Syarat (MS): 11.447
  • Verifikasi Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 995

Berdasarkan hasil rekapitulasi tersebut, terlihat bahwa 1.653 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat pendaftaran PPPK 2024 untuk formasi guru, kesehatan, dan teknis.

Melihat banyaknya pelamar yang dinyatakan TMS, calon pendaftar sebaiknya mengetahui terlebih dahulu berkas pendaftaran yang harus diunggah saat pendaftaran seleksi PPPK tahun 2024 beserta ketentuannya.

Dikutip dari unggahan Instagram @studicpns.id, berikut beberapa ketentuan berkas pendaftaran seleksi PPPK tahun 2024:

Baca Juga: Penting! Ini Ketentuan Unggah Dokumen di Seleksi PPPK 2024, Salah Sedikit Auto TMS

  1. Format unggahan dokumen: Pas foto (jpg/jpeg), swafoto (jpg/jpeg), scan KTP (jpg/jpeg), ijazah atau transkrip (PDF).
  2. Pas foto terbaru: Menggunakan background merah dan pakaian sesuai persyaratan masing-masing instansi yang dilamar.
  3. Kualitas scan dokumen: Perhatikan jenis scan (gunakan printer atau fotokopi), kondisi file setelah discan tidak rusak, hasil scan terbaca jelas, ukuran file sesuai ketentuan, dan dokumen yang discan adalah dokumen asli tanpa resize ukuran terlalu kecil.
  4. Format surat lamaran dan surat pernyataan: Harus sesuai ketentuan masing-masing instansi (ditulis tangan atau diketik). Gunakan tinta hitam jika surat lamaran dan surat pernyataan ditulis tangan.
  5. Ketentuan meterai:
    • Jika menggunakan meterai tempel, lekatkan di tempat tanda tangan dan harus terkena tanda tangan.
    • Jika menggunakan e-meterai, dibubuhkan di sebelah kiri tanda tangan dan tidak boleh terkena tanda tangan.

Berikut adalah acuan berkas atau kelengkapan dokumen yang wajib diunggah saat pendaftaran seleksi PPPK 2024:

Baca Juga: Pelamar PPPK 2024! Antara Guru, Nakes, dan Teknis, Mana yang Paling Banyak Peminat?

  • Pas foto terbaru dengan background merah
  • KTP asli atau surat keterangan pengganti KTP
  • Scan berwarna ijazah asli
  • Scan berwarna transkrip nilai asli
  • Scan berwarna surat keterangan (dibubuhi meterai)
  • Scan berwarna surat keterangan pengalaman kerja yang ditandatangani oleh pimpinan unit kerja
  • Scan berwarna surat keterangan aktif bekerja yang ditandatangani oleh pimpinan unit kerja
  • Scan berwarna sertifikat pendidik dan surat keterangan mengajar dari kepala sekolah (diunduh di laman SSCASN) untuk jabatan fungsional guru
  • Scan berwarna surat tanda registrasi (STR) bagi jabatan fungsional tenaga kesehatan
  • Scan berwarna sertifikat wajib tambahan dan sertifikat kompetensi bagi jabatan fungsional tenaga teknis (jabatan tertentu)

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Submit
# PPPK
# TMS

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.