AYOJAKARTA.COM - Informasi seputar Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang beberapa waktu lalu viral dinonaktifkan.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Guz Ipul pastikan 242.280 penerima PBI-JK sudah direaktivasi.
Dari jumlah peserta yang sudah direaktivasi, kebanyakan adalah pemderita penyakit katastropik atau penyakit mematikan.

"Jadi ada 13,5 juta yang kita nonaktifkan di tahun 2025, sebanyak 106 ribu lebih melakukan reaktivasi, sisanya berpindah dari segmen mandiri dan dibiayai oleh Pemda," ujar Gus Ipul dikutip ayojakarta.com pada Rabu, 15 April 2026.
Sebagai informasi pada awal tahun 2026 pihak Mensos menonaktifkan 11 juta peserta PBI-JK.
Total 106.153 penderita katastropik telah direaktivasi secara otomatis sepanjang bulan Janua hingga Maret 2026.

Sebelumnya, viral di masyarakat penderita gagal ginjal penerima PBI-JK tidak bisa menggunakan haknya karena berstatus tidak aktif buntut pemutusan status kepesertaan PBI.
Hal ini membuat para penderita gagan ginjal tidak bisa melakukan pencucian darah sesuai jadwal yang biasa dilakukan.***
Share this article
Informasi seputar Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang beberapa waktu lalu viral dinonaktifkan.