SKD di Depan Mata! Ini Perbedaan Materi CPNS dan PPPK yang Harus Pelamar Ketahui, Awas Jangan Salah Belajar

Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS)
Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS)

AYOJAKARTA.COM - Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS 2024 telah resmi selesai, kini pelamar yang telah lolos akan menghadapi tahapan selanjutnya.

Para pelamar yang lolos seleksi administrasi CPNS 2024 berhak melanjutkan tahapan berikutnya yaitu tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Pada tahapan tes SKD ini pelamar akan diuji pengetahuan mereka tentang negara hingga intelegensi dan karakteristik pribadinya.

Perlu diketahui bahwa tahun ini selain seleksi CPNS 2024 yang dibuka, ada juga seleksi PPPK 2024 yang akan segera dibuka bulan September ini.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Cara Pakai Nilai SKD 2023 untuk Seleksi CPNS 2024, Catat Syarat dan Ketentuannya

Jika di seleksi CPNS 2024 pelamar akan melalui tes SKD, sedangkan untuk seleksi PPPK 2024 ada tahapan yang juga harus dilalui yaitu seleksi kompetensi.

Bagi pejuang ASN tahun 2024 wajib mengetahui perbedaan antara tes SKD CPNS 2024 dengan tes kompetensi PPPK 2024.

Hal ini bertujuan agar pelamar tidak salah belajar dan tidak salah memilih materi untuk belajar.

Lantas, apa saja sih materi yang membedakan tes SKD CPNS 2024 dengan tes kompetensi PPPK 2024?

Dikutip dari akun Instagram @studicpns.id, berikut ini perbedaan materi tes SKD CPNS dengan materi tes kompetensi PPPK.

Seleksi PPPK

1. Kompetensi Teknis

Materi kompetensi teknis ini berisikan penguasaan pengetahuan, keterampilan, sikap/perilaku yang diamati, diukur dan kembangkan yang spesifik berkaitan dengan bidang teknis jabatan.

Adapun jumlah soal kompetensi teknis ini yaitu 90-100 soal dengan ambang batas yang berbeda-beda dan nilai maksimal yaitu 450.

Baca Juga: Penting! Persiapkan 5 Hal Ini bagi Pelamar yang Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2024

2. Kompetensi Manajerial

Berisikan tentang pengetahuan, keterampilan dan sikap atau perilaku dalam berorganisasi yang data diamati, diukur,dan dikembangkan terkait dengan integritas, kerjasama, komunikasi, orientasi pada hasil pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, mengelola perubahan dan pengambilan keputusan.

Adapun jumlah soal dari kompetensi manajerial ini yaitu 25 soal dengan ambang batas minimal 130 dari jumlah maksimal 200.

3. Kompetensi Sosiokultural

Berisikan tentang pengetahuan, keterampilan dan sikap atau perilaku dalam berorganisasi yang data diamati, diukur,dan dikembangkan terkait dengan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat majemuk.

Adapun jumlah soal kompetensi sosial kultural ini yaitu 20 soal dengan ambang batas 130 dari jumlah maksimal 200.

4. Tes Wawancara

Dalam seleksi PPPk terdapat tahapan wawancara untuk mempertimbangkan integritas dan moralitas serta dilakukan dengan metode CAT.

Jumlah soal pada tes wawancara ini mencapai 10 soal dan memiliki ambang batas minimal 24 dari maksimal 40.

Baca Juga: Periode Salur Muncul di SIKS-NG, Ini Prediksi Kapan Bansos PKH dan BPNT Mulai Dicairkan kepada KPM

Seleksi CPNS

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), materi berisikan tentang nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, hingga Bahasa Indonesia.

Adapun jumlah soal dalam TWK SKD ini yaitu mencapai 30 soal dengan ambang batas minimal 60 dan nilai maksimal yaitu 150.

2. Tes Intelegensia Umum (TIU)

Tes Intelegensia Umum (TIU) ini memiliki materi yang berisikan tentang kemampuan figural, kemampuan verbal hingga kemampuan numerik.

Adapun jumlah soal pada TIU ini yaitu mencapai 35 soal dengan nilai ambang batas minimal yaitu 80 dan nilai maksimal yaitu 175.

Baca Juga: Ada Saldo Masuk ke KKS Sebesar 300.000 dan 400.000 Rupiah! Ternyata Bansos PKH atau BPNT Alokasi Bulan Ini

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Materi Tes Karakteristik Pribadi (TKP) ini berisikan tentang pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya teknologi informasi dan komunikasi serta profesionalisme.

Adapun jumlah soal pada materi TKP yaitu mencapai 45 soal dengan ambang batas minimal yaitu 165 dan nilai maksimal yaitu 225.

4. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Dalam tes CPNS 2024, pelamar akan melalui tahapan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dan materinya berisikan tentang peraturan instansi yang dilamar, Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), relevansi dan kaitan dengan latar belakang studi hingga soal-soal yang ditanyakan instansi.

Adapun jumlah soal SKB sendiri yaitu 100 soal dengan tanpa adanya nilai ambang batas atau passing grade.

Demikian informasi mengenai perbedaan materi CPNS dan PPPK yang harus diketahui oleh pelamar. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# CPNS
# PPPK
# SKD

News Update

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.