8 Daerah Bandung Raya Paling Terdampak Gempa Sesar Garsela Magnitudo 5,0 SR, Berpotensi Megathrust? Ini Imbauan BMKG

Gempa magnitudo 5 SR mengguncang wilayah Bandung Raya, hari Rabu, 19 September 2024
Gempa magnitudo 5 SR mengguncang wilayah Bandung Raya, hari Rabu, 19 September 2024

AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 SR mengguncang wilayah Bandung Raya pada hari Rabu, 18 September 2024.

Gempa terjadi pada pukul 9.41 WIB ini dirasakan hampir seluruh wilayah di Jawa Barat.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa ini berpusat di sebelah tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman 10 km.

Titik gempa berada si Desa Cibereum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Sudah Diumumkan, Ini Daftar 19 Instansi Pusat dan Daerah yang Sudah Mengumumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2024

Sudah ada 20 kali gempa susulan hingga pukul 13.30 WIB dengan magnitudo terbesar kedua terjadi tujuh menit setelah gempa magnitudo 5 dengan kekuatan 3,2 SR.

Berdasarkan hasil pemantauan BPBD Jawa Barat, sejauh ini beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung yang paling terdampak dari gempa magnitudo 5.

Meliputi Kecamatan Ibun, Kecamatan Paseh, Kecamatan Majalaya, Kecamatan Ciparai, Kecamatan Pacet, Kecamatan Kertasari, Kecamatan Pengalengan, dan sebagian wilayah di Kabupaten Garut.

Kecamatan Kertasari merupakan wilayah yang terdampak gempa bumi paling besar karena ratusan bangunan mengalami kerusakan parah.

Baca Juga: UPDATE! Sudah Ada Instansi-instansi Pusat dan Daerah yang Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2024, Adakah Instansi yang Kamu Lamar?

Mulai dari bangunan rumah warga, fasilitas sekolah, fasilitas kesehatan di beberapa desa, kantor Polsek Desa Cibeureum, kantor KUA, serta beberapa fasilitas ibadah.

Salah satunya terlihat rumah warga yang mengalami kerusakan hebat karena seluruh bangunannya ambruk hingga menimpa sebuah mobil.

Hingga sekarang sudah ada tenda-tenda darurat yang masih terpasang di sekitar bangunan rumah yang disiapkan oleh warta, tim BPBD, dan petugas gabungan lainnya.

Selain kerusakan bangunan, ada puluhan warga mengalami luka kecil, sedang, dan berat yang sudah dilarikan ke rumah sakit di Kabupaten Bandung.

Contohnya di desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, 450 orang mengungsi dengan 34 orang mengalami luka ringan dan empat orang luka berat.

PJ Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, juga sempat meninjau lokasi yang terdampak gempa di desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Bey menginstruksikan untuk penanganan pasca gempa di Kabupaten Bandung harus dipercepat terutama bagi korban baik yang mengalami luka atau berada di pengungsian.

Fasilitas keperluan pasca gempa, mulai dari tenda pengungsi, makanan, air minum, dan fasilitas MCK harus segera tersedia.

Baca Juga: Ini Dia 4 Jenis Bansos yang akan Cair Hari Ini! Apakah untuk KPM dengan KKS Baru atau Lama? Simak Penjelasannya di Sini!

Selain itu penanganan kesehatan di pengungsian pun harus segera dipersiapkan agar tidak terjadi trauma maupun warga sakit pasca gempa.

Menurut Bey, Pemerintah Kabupaten Bandung harus segera tanggap darurat pasca gempa bumi ini.

Menganalisis penyebab gempa bermagnitudo 5 di wilayah Bandung Raya ini, staf BMKG Jawa Barat, Firga Librian memberikan penjelasannya.

Menurut Firga, gempa yang mengguncang wilayah Bandung Raya ini disebabkan karena aktivitas lempeng tektonik akibat pergerakan sesar Garsela (Garus Selatan).

Baca Juga: Sekolah Gratis atau KJP Plus, Mana yang Lebih Baik? Simak Penjelasan Selengkapnya di Sini!

"Sesar ini (Garsela) merupakan sesar aktif di Jawa Barat yang memiliki struktur memanjang dari Selatan Garut hingga selatan Kabupaten Bandung sejauh 42 km," terang Firga, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas TV, hari Kamis, 19 September 2024.

Firga menjelaskan bahwa aktivitas sesar Garsela yang melintasi wilayah Kabupaten Garut dan selatan Bandung ini memang berpotensi menimbulkan gempa dengan cukup aktif.

"Gempa yang disebabkan oleh aktivitas Garsela dengan mekanisme pergerakan oblique (pergerakan geser turun) normal." jelasnya.

Untuk mitigasi pasca gempa ini, Firga juga mengimbau bahwa warga masyarakat di wilayah Bandung Raya atau yang terdampak gempa tidak mudah mempercayai berita hoax.

Apalagi sedang banyak dibicarakan potensi gempa Megathrust yang mengancam wilayah Pulau Jawa.

Warga masyarakat harus lebih tanggap terhadap informasi dan aktivitas mitigasi sehingga lebih sigap serta siap ketika bencana gempa terjadi.

"Kami mengimbau jangan termakan informasi hoax dan tetap pantau informasi resmi dari BMKG maupun BPBD terkait," terang Firga.

BMKG memberikan instruksi agar warga masyarakat tetap tenang dan selalu waspada terhadap gempa susulan yang bisa terjadi.

"Pastikan jika memang ada kerusakan di rumah Bapak Ibu terutama di daerah terdampak di kota Bandung maupun di Garut itu apabila sudah ada kerusakan struktur, diharapkan jangan langsung kembali ke rumah tetapi perlu penanganan lebih lanjut dulu,"

"misalnya terdapat kerusakan baru, Bapak Ibu dapat kembali ke rumah masing-masing dan melakukan aktivitas seperti biasa," jelas Firga. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sesar Garsela
# BMKG
# gempa
# Bandung

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.