Gagal Seleksi Administrasi CPNS 2024? Berikut Hal yang Harus Diperhatikan dalam Ajukan Sanggah Jika Dinyatakan TMS

Ilustrasi. Seleksi Administrasi CPNS 2024
Ilustrasi. Seleksi Administrasi CPNS 2024

AYOJAKARTA.COM - Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS 2024 dijadwalkan pada tanggal 14 hingga 19 September 2024.

Peserta yang lolos pada tahap ini selanjutnya akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang kemungkinan digelar mulai akhir September atau awal Oktober 2024.

Sementara, bagi peserta yang tidak lolos dan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada proses seleksi administrasi bisa mengajukan sanggahan pada masa sanggah.

Dalam seleksi CPNS 2024, masa sanggah merupakan masa di mana peserta seleksi yang tidak lolos administrasi dapat mengajukan keberatan atau menyanggah hasil pengumuman.

Baca Juga: Belum Kelar Huru-hara Akun Fufufafa Gibran Malah Terciduk Nonton Konser Bruno Mars, Netizen Salfok dengan Sosok Wanita Ini

Untuk menjawab sanggahan dengan baik, ada hal-hal perlu diperhatikan agar sanggahan Anda bisa diterima, berikut langkah-langkah yang dapat diikuti dikutip dari Instagram @bimbel.casn, Selasa (17/9/2024). 

Teliti mengenai Alasan Tidak Lolos:

Cermati alasan ketidaklulusan administrasi pada proses seleksi. Pastikan kamu memahami apa yang menyebabkan kamu tidak lolos. 

Misalnya kesalahan dokumen, format, atau kelengkapan data, jika tidak ada berikan sanggahan yang dapat meyakinkan verifikator.

Contoh:

Alasan TMS: Pas foto Anda tidak sesuai dengan ketentuan yang tertera.

Cara Menjawab: Mohon dicek kembali karena saya sudah memenuhi ketentuan pas foto dengan latar belakang merah dan berpakaian normal. 

Baca Juga: Catat 19 Instansi Sudah Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2024, Cek Instansi Mana Saja?

Kumpulkan Bukti Pendukung:

Kumpulkan bukti yang mendukung sanggahan yang akan kamu lakukan. Misalnya, jika alasan tidak lolos adalah dokumen yang dianggap tidak lengkap, pastikan kamu memiliki dokumen yang diminta sesuai dengan ketentuan.

Contoh:

Alasan TMS: Format surat dan berkas yang Anda kumpulkan tidak sesuai ketentuan.

Cara Menjawab: Saya mohon maaf atas kelalaian saya, namun saya harap verifikator bisa meluluskan berkas ini karena saya telah melengkapi dengan berkas lainnya dan kesalahan di berkas ini hanya terletak di satu poin saja.

Cek Persyaratan dengan Teliti:

Pastikan kamu telah memenuhi persyaratan yang ditentukan pada pengumuman seleksi, seperti kualifikasi pendidikan, batas usia, atau dokumen yang diminta.

Baca Juga: Hina Presiden Terpilih, Prabowo Subianto! Akankah Huru-Hara Akun Fufufafa akan Berakhir? Ini Kata Rocky Gerung

Contoh:

Alasan: Tanggal lahir Anda ternyata sudah melampaui batas usia ketentuan

Cara Menjawab: Mohon untuk di Cek kembali karena usia saya masih sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.

Dengan mempersiapkan bukti dan argumen yang baik, peluang untuk sanggahan diterima akan lebih besar. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# masa sanggah
# CPNS 2024
# seleksi administrasi

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.