Soal PK Enam Terpidana Kasus Vina dan Eky Cirebon yang Ditolak JPU, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Kuasa hukum 6 terpidana kasus Vina dan Eky Cirebon membeberkan sejumlah alasan terkait PK yang ditolak JPU.
Kuasa hukum 6 terpidana kasus Vina dan Eky Cirebon membeberkan sejumlah alasan terkait PK yang ditolak JPU.

AYOJAKARTA.COM -- Baru-baru ini kuasa hukum 6 terpidana kasus Vina dan Eky Cirebon membeberkan sejumlah alasan terkait PK yang ditolak JPU.

Kuasa Hukum dari keenam terpidana yakni Jutek Bongso menyebut bahwa terkait memori PK yang diajukan tidak ada tanggapan yang masuk.

“Tadi kan hanya jawaban dari termohon ya, kita sudah lihat bahwa termohon kan menjawabnya secara formil semuanya,” ujar Jutek Bongso dikutip dari tayangan Youtube KOMPASTV pada Rabu, 11 September 2024.

Baca Juga: Tangis Hadi Saputra Pecah di Sidang PK Kasus Vina dan Eky Cirebon, Mengaku Alami Kekerasan Saat Diperiksa Polisi

“Tidak ada tanggapannya yang masuk ke materil terhadap memori peninjauan kembali yang kami ajukan,” lanjutnya lagi.

Menanggapi hal tersebut Jutek Bongso menyebut jika itu merupakan hak pendapat masing-masing.

“Kami kan mengajukan banyak sekali materiil ya antara lain peristiwa yang terjadi, uraian yang sesungguhnya yang mereka alami, ya dijawabnya formil semua itu gak papa masing-masing punya pendapat kan,” terangnya.

Baca Juga: Dinilai Janggal oleh Banyak Orang, Ternyata Ini Alasan LPSK Memberi Perlindungan kepada Para Terpidana Kasus Vina-Eky

“Tapi ya kita lihat lah hasil yang kita bisa dapatkan dari saksi-saksi bukti yang akan kami hadirkan untuk berikut,” ujar Jutek Bongso lagi.

Lantas, saat ditanya kembali oleh wartawan apakah intinya jaksa menolak semua memori PK yang sudah diajukannya, Jutek Bongso menjawab demikian.

“Bukan ditolak ya, membantah bahwa memori peninjauan kami itu tidak sesuai dengan yang mereka harapkan kan gitu,” terang Jutek Bongso.

Baca Juga: Novum yang Diajukan 6 Terpidana Kasus Vina Cirebon Ditolak JPU dalam Sidang PK, Kuasa Hukum Gerak Cepat Siapkan Ini!

Lebih lanjut ia juga mengatakan, “Kalau kami kan mengajukannya kan secara sistematis ya secara formil dan juga materiil.”

Kuasa Hukum keenam terpidana kasus Vina tersebut lantas mengatakan biar nanti hakim yang menilai sendiri.

“Ya biar majelis hakim yang menilai, kami kan menghadirkan fakta yang tidak terungkap di persidangan sebelumnya,” tegas Jutek Bongso.

Pihaknya juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan jaksa terhadap memori PK nya mutlak hak dari jaksa itu sendiri.

“Di dalam materiil yang kami ungkapkan, kalau di dalam hal ini jaksa berpendapat lain lalu menghadirkan bahwa itu adalah formil yang diajukan bahwa tidak sesuai sesuai dengan 263 ayat 2 PK yang kami ajukan itu sah-sah saja itu haknya jaksa,” jelasnya.

Baca Juga: Permohonan PK Enam Terpidana Kasus Vina dan Eky Cirebon Ditolak JPU, Kuasa Hukum: Biar Hakim yang Pertimbangkan!

Namun dengan tegas Jutek Bongso menuturkan kalau pihaknya telah menyertakan semua peristiwa yang tidak pernah diungkap dalam persidangan sebelumnya.

“Tapi sekali lagi kami dalam memori PK kami sudah jelas kami menguraikan peristiwa-peristiwa yang terjadi yang belum pernah terungkap di dalam persidangan,” tegas Jutek Bongso.

Bahkan Jutek Bongso meyakini betul jika semua novum yang dihadirkan pihaknya dalam upaya PK kali ini benar-benar tidak [pernah diungkap di persidangan.

Baca Juga: Sidang PK Enam Terpidana Kasus Tewasnya Vina-Eky Digelar, Mantan Wakapolri Soroti Persepsi Dua Instansi di Kepolisian

“Yang kami jadikan novum ini kan memang belum pernah dihadirkan dalam persidangan, kalaupun yang dipersoalkan bahwa keterangan Dede, coba dicek dalam persidangan Dede itu belum pernah dihadirkan dalam persidangan, kesaksiannya dibacakan dianggap dibawah sumpah,” ujar Jutek Bongso.

“Sekarang kalau Dede mencabut lagi keterangannya bahwa tahun 2016 lalu itu adalah bohong dan tidak benar dan diarahkan dia mau hadir di persidangan PK nah saudara bisa tafsirkan itu keadaan baru atau memang lama, satu contoh,” lanjutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ditolak
# Vina
# PK

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.