AYOJAKARTA.COM - Tanpa benda ini umat Katolik tidak boleh masuk Stadion Gelora Bung Karno (GBK) untuk mengikuti Misa Akbar bersama Paus Fransiskus pada 5 September mendatang.
Ya, benda penting tersebut adalah gelang tiket.
Tanpa gelang tersebut, umat tidak akan diizinkan masuk ke area stadion, meski telah mempersiapkan diri untuk menghadiri acara tersebut.
Baca Juga: Jet Pribadi yang Digunakan Kaesang dan Erina Jadi Sorotan, Boyamin Saiman Serahkan Informasi ke KPK
Tiket gelang menjadi syarat wajib yang diterapkan oleh panitia demi menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia untuk memimpin Misa Suci di GBK menjadi peristiwa besar bagi umat Katolik, sehingga pihak penyelenggara berupaya memastikan bahwa acara berjalan dengan lancar dan aman.
Bagi umat yang tidak mendapatkan tiket gelang, tidak perlu khawatir.
Mereka masih bisa berpartisipasi dalam perayaan Misa Suci ini melalui siaran langsung yang disediakan di kanal media sosial Komsos KWI, beberapa televisi nasional, serta jaringan Radio Republik Indonesia (RRI).
Dengan cara ini, umat di seluruh Indonesia tetap dapat merasakan momen spiritual tersebut meski tidak berada di lokasi secara langsung.
Baca Juga: BLT Rp900 Ribu Cair! 4 Bansos Siap Salur untuk KPM PKH, BPNT, dan DTKS via Kantor Pos
Bagi mereka yang telah memiliki tiket gelang, panitia mengingatkan agar hadir tepat waktu di GBK. Gerbang stadion akan dibuka mulai pukul 12:00 WIB dan ditutup pukul 15:30 WIB.
Tiga pintu utama, yaitu Plaza Utara, Plaza Timur, dan Plaza Tenggara, akan digunakan sebagai akses menuju Stadion Utama GBK.
Untuk umat yang menuju Stadion Madya, mereka dapat menggunakan Gate H (pintu kuning).
Karena tidak tersedia area parkir di dalam kawasan GBK, umat diimbau untuk menggunakan transportasi umum demi menghindari kemacetan dan memastikan kehadiran tepat waktu.
Kenyamanan dan keamanan semua peserta menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan acara ini.
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, yang merupakan bagian dari perjalanan apostoliknya ke Asia Pasifik, menjadi momen penting bagi umat Katolik di Indonesia.
Baca Juga: CPNS 2024 Kemenag Resmi Dibuka! Ada Formasi Khusus Untuk Lulusan Ini...
Paus Fransiskus dijadwalkan tiba di Jakarta pada 3 September 2024 dan akan menghabiskan empat hari di Indonesia, sebelum melanjutkan kunjungannya ke Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura.
Selain memimpin Misa Suci di GBK, Paus Fransiskus juga akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.
Kunjungan ini mencakup berbagai acara, termasuk pertemuan dengan para uskup, imam, diakon, dan pelaku hidup bakti di Gereja Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga, serta dialog antaragama di Masjid Istiqlal.***

Share this article
Tanpa benda ini umat Katolik tidak boleh masuk Stadion (GBK) untuk mengikuti Misa Akbar bersama Paus Fransiskus 5 September 2024