AYOJAKARTA.COM - Beberapa waktu lalu, isu Pertalite akan dihapus mulai 1 September menjadi trending topik di platform X.
Tentunya rumor membuat masyarakat cemas, terutama kalangan menengah ke bawah yang mengandalkan bahan bakar bersubsidi ini.
Namun, PT Pertamina Patra Niaga dengan tegas membantah kabar tersebut dan memastikan bahwa penyaluran Pertalite akan terus dilanjutkan sesuai dengan penugasan dari pemerintah.
Baca Juga: Pengguna Smart TV Wajib Lakukan Ini! Bisa Melindungi Data Diri Saat di Hotel dan Rumah Sakit
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyatakan bahwa berita tentang penghentian distribusi Pertalite itu tidak benar dan hanya sekadar hoaks.
“Masyarakat diharapkan tidak percaya pada informasi yang tidak valid. Pertamina akan terus menyalurkan Pertalite sesuai dengan alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.
Pertalite, bahan bakar bersubsidi yang populer di kalangan masyarakat, terutama di kalangan pengguna kendaraan roda dua dan roda empat, masih menjadi pilihan utama saat mengisi bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kekhawatiran mengenai ketersediaan Pertalite akibat isu penghentian distribusi membuat banyak konsumen cemas akan akses mereka terhadap BBM yang terjangkau ini.
Heppy Wulansari menambahkan bahwa hingga saat ini terdapat 7.516 SPBU di seluruh Indonesia yang memasarkan Pertalite, dan stok bahan bakar tersebut dalam kondisi aman.
"Kami harapkan masyarakat tidak panik dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan masing-masing," tegasnya.
Sebagai informasi, konsumsi Pertalite hingga Agustus 2024 telah mencapai 18,6 juta kiloliter (KL), atau sekitar 58% dari kuota tahun ini.
Baca Juga: Cuma Ada di UGM dan UPI, Jurusan Paling Langka dan Satu-satunya di Indonesia!
Angka ini menunjukkan bahwa Pertalite masih menjadi pilihan utama bagi banyak konsumen, terutama karena harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis bahan bakar lain.
Pertamina juga terus bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan distribusi Pertalite berjalan lancar di seluruh Indonesia.
“Kami akan memastikan bahwa penyaluran BBM bersubsidi ini tetap tersedia sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan alokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tambah Heppy.
Meskipun hoaks mengenai penghentian distribusi Pertalite sempat meresahkan, Pertamina dengan sigap menanggapi dan memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak termakan informasi yang tidak benar.
Dengan klarifikasi dari Pertamina ini, masyarakat diharapkan dapat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar-kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pertamina juga mengingatkan agar konsumen selalu mendapatkan informasi dari sumber resmi dan terpercaya agar tidak mudah termakan hoaks yang dapat merugikan.
Share this article
Beberapa waktu lalu, isu Pertalite akan dihapus mulai 1 September menjadi trending topik di platform X.