AYOJAKARTA.COM – Informasi mengenai potensi terjadinya gempa bumi megathrust sedang banyak dicari oleh masyarakat saat ini.
Pencarian informasi mengenai potensi terjadinya gempa megathrust seiring adanya himbauan dari BMKG untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana ini.
Untuk diketahui, BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada lantaran gempa megathrust bisa terjadi kapan saja.
Meski begitu, pihak BMKG juga menegaskan bahwa tidak ada satupun penelitian, alat, maupun ahli yang dapat memprediksi waktu pasti terjadinya gempa bumi ini.
Maka dari itu, masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gempa bumi megathrust ini salah satunya dengan mengetahui informasi penting seputaran gempa megathrust.
Seperti mengetahui seperti apa guncangan yang dihasilkan oleh gempa megathrust ini atau seberapa besar paparannya.
Dikutip dari akun Instagram @visitkulonprogo pada (27/8/24), berikut informasi selengkapnya mengenai paparan guncangan dari gempa megathrust.
Diinformasikan guncangan gempa dirasakan maksimum VIII MMI di wilayah Ujung Kulon dan juga Ciletuh.
Jika dibayangkan, gempa ini setara dengan guncangan gempa di Sumatera tahun 2009 silam dan gempa Yogyakarta tahun 2006.
Akan tetapi untuk megathrust ini durasi gempanya relatif lebih panjang, yaitu sekitar 3 hingga 4 menit.
Kemudian guncangan gempa juga akan dirasakan pada level VII MMI di wilayah Pelabuhan Ratu, Panimbang, Kota Agung, dan juga Kruil.
Baca Juga: Silakan Nilai, Mana yang Tak Sopan? Ini Video Lengkap Polwan Tegur Pria yang sedang Makan Lalu Viral
Gempa juga akan dirasakan pada level tertentu di berbagai wilayah berikut ini.
- VI MMI: Bandar Lampung, Serang, Bogor, Jakarta, Bekasi, Bandung, Metro, Tasikmalaya.
- V MMI: Cirebon, Cilacap, Tegal, Purwokerto, Palembang, Lubuk Linggau, Bengkulu.
- IV MMI: Jambi, Semarang, Pangkalpinang, Yogyakarta, Gresik, Surabaya, Surakarta.
- III-II MMI: Padang, Malang, Pekanbaru, Singapura, Pontianak, Denpasar, Mataram.
Sebagai informasi tambahan, guncangan yang sifatnya merusak dimulai dari level VI MMI, sedangkan guncangan di level II-V MMI tidak merusak.
Meski informasi seputaran gempa megathrust ini banyak beredar, namun masyarakat dihimbau untuk tidak panik berlebihan.
Tetap waspada namun juga dihimbau untuk memilih informasi yang tepat seputaran megathrust agar tidak termakan berita hoax.***

Share this article
Gempa juga akan dirasakan pada level tertentu di berbagai wilayah berikut ini jika terjadi Gempa Megathrust, Jakarta?