WASPADA! Penyebaran Kasus Mpox atau Cacar Monyet di Indonesia Meningkat, Kemenkes: Penularan Terjadi pada Kelompok Masyarakat Ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar tetap waspada terhadap penyebaran cacar monyet atau mpox.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar tetap waspada terhadap penyebaran cacar monyet atau mpox.

AYOJAKARTA.COM -- Kasus cacar monyet atau MoneyPox (mpox) mulai menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia.

Penyebaran kasus mpox ini mulai jadi perhatian serius usai meningkat di berbagai negara khususnya di wilayah benua Asia dan Afrika.

Untuk itu saat ini pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar tetap waspada terhadap penyebaran cacar monyet atau mpox.

Baca Juga: WHO Deklarasikan Wabah Cacar Monyet (Mpox) sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat, Sudah Ada Vaksinnya?

Siti Nadia Tarmizi selaku Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes mengakui, memang ada kenaikan angka kasus mpox di Indonesia.

Hanya saja saat ini pihaknya belum bisa memberikan data spesifik, meski begitu pihaknya sudah menerima data dari Dinkes DKI Jakarta.

Berdasarkan data yang diterima dari Dinkes Jakarta tersebut ada sebanyak 11 kasus Mpox yang ditemukan sepanjang tahun 2024 ini.

Baca Juga: Waspada! Total Kasus Terkonfirmasi Capai 87 di Indonesia, Begini Gejala Mpox pada Manusia

“Ada penambahan kasus dari tahun sebelumnya khususnya dari tahun 2022,” terang Siti Nadia.

“Tetapi angka kenaikan terbatas pada kelompok orang yang melakukan perilaku seksual beresiko karena memang itu pola penularan mpox," Lanjutnya.

Oleh karena itu, Siti Nadia meminta agar masyarakat bisa lebih menjaga kebersihan serta menghindari perilaku seks yang berisiko.

Sebagai informasi, strain mpox yang berkembang di wilayah Asia Tenggara diketahui sudah sampai pada clade 2b.

Baca Juga: Jumlah Kasus Cacar Monyet atau Monkeypox Alami Peningkatan, Ini 3 Kelompok Berisiko Paling Rentan

Berbeda dengan wilayah Afrika yang sudah menyebar 1b dengan hampir 500 infeksi yang menyebabkan kematian.

Dikutip dari laman resmi infeksimerging.kemkes.go.id pada Sabtu, 17 Agustus 2024, berikut update mingguan mpox di Indonesia.

Data ini berdasarkan data Minggu Epidemiologi Ke-30 dan ke-31 2024 (periode 21 Juli-3 Agustus 2024).

Baca Juga: Kasus Cacar Monyet di Indonesia Meningkat! Kenali Tanda dan Penyebab, Epidemiolog: Jangan Tunggu Ledakan

Provinsi DKI Jakarta

- Kasus Konfirmasi:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 58

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 58

- Kasus Sembuh:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 58

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 58

- Kasus Meninggal:

Baca Juga: Hati-Hati! Inilah Kelompok yang Beresiko Tertular Cacar Monyet

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 0

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 0

Provinsi Jawa Barat

- Kasus Konfirmasi:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 13

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 13

- Kasus Sembuh:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 13

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 13

- Kasus Meninggal:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 0

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 0

Provinsi Banten

- Kasus Konfirmasi:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 9

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 9

- Kasus Sembuh:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 8

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 8

- Kasus Meninggal:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 0

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 0

Baca Juga: WASPADA Kasus Cacar Monyet Kembali Merebak di Indonesia Bertambah jadi 36 Kasus, Apa Ciri-ciri dan Gejalanya?

Provinsi Kepulauan Riau

- Kasus Konfirmasi:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 1

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 1

- Kasus Sembuh:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 1

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 1

- Kasus Meninggal:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 0

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 0

Baca Juga: Waspada! Virus Monkeypox alias Cacar Monyet Mulai Merebak, Ini Cara Paling Efektif agar Tidak Terkena Dampak

Provinsi Jawa Timur

- Kasus Konfirmasi:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 3

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 3

- Kasus Sembuh:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 3

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 3

Baca Juga: 6 Langkah untuk Mencegah Tertular Cacar Monyet yang makin Menyebar

- Kasus Meninggal:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 0

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 0

Provinsi DIY

- Kasus Konfirmasi:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 3

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 3

- Kasus Sembuh:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 3

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 3

Baca Juga: 2 Warga Tangerang Selatan Positif Cacar Monyet atau Monkey Pox, Dinkes: Sudah Ditangani dan Isolasi

- Kasus Meninggal:

· Sampai dengan 20 Juli 2024: 0

· 21 Juli-3 Agustus 2024: 0

· KUM: 0.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cacar monyet
# mpox
# kemenkes

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).