Ronald Tanur Divonis Bebas, Begini Doa Kuasa Hukum Korban DSA untuk Para Hakim Pemutus Perkara

Gregorius Ronald Tannur, anak mantan anggota DPR RI, divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Surabaya dalam kasus kematian kekasihnya, Dini Sera Afrianti.
Gregorius Ronald Tannur, anak mantan anggota DPR RI, divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Surabaya dalam kasus kematian kekasihnya, Dini Sera Afrianti.

AYOJAKARTA.COM – Bebasnya Ronald Tanur sebagai tersangka kasus tewasnya Dini Sera Afrianti membuat banyak pihak memberikan berbagai macam komentar sinis.

Selain menyasar Ronald Tanur, pernyataan tak puas juga tertuju kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya selaku pemutus perkara.

Dengan dibebaskannya Ronald Tanur, banyak pihak yang mempertanyakan kondisi kewarasan dan kesehatan mata para hakim.

Selain karena bukti-bukti yang dianggap diabaikan, pernyataan hakim terkait penyebab tewasnya Dini Sera juga mendatangkan kecaman.

Baca Juga: Ronald Tannur Divonis Bebas, KY Sebut Hakim Tidak Adil hingga Menyebabkan Adanya Pelanggaran Kode Etik

Terkait dibebaskannya Ronald, Dimas Yemahura selaku kuasa hukum keluarga korban juga menyatakan kekecewaan.

“Yang pasti kami sangat prihatin, kami menyatakan hakim PN Surabaya sudah kehilangan moral dan hati nuraninya dalam memeriksa perkara ini,” ungkap Dimas Yemahura dikutip ayojakarta.com dari YouTube Uya Kuya TV, Sabtu (27/7/2024).

Meski keputusan hakim dinilai sangat mengecewakan, Dimas mengaku tak terkejut dengan hasil putusan tersebut.

Perilaku yang diperlihatkan selama proses sidang serta tanggapannya terhadap para saksi, menurut Dimas bisa menjadi cermin dari keputusan hakim.

Baca Juga: Ronald Tannur Bebas, Ahmad Sahroni Sebut Hakim Patut Dicurigai dan Perlu Diperiksa KY

Karena itu, Dimas menganggap tindakan dan perilaku yang diperlihatkan hakim selama proses sidang bukanlah mencerminkan kebijaksanaan.

“Saat Saksi Ahli Forensik memberikan keterangan, banyak sekali keterangan saksi yang dipotong secara sepihak oleh hakim,” ungkap Dimas.

Pertanyaan yang diajukan hakim selama proses penanganan perkara, menurut Dimas juga sering menjauh dari kebenaran fakta dan tak relevan.

Selain dinilai tak relevan, pernyataan hakim terkait dengan keterangan saksi dari LPSK juga dinilai Dimas dapat mendatangkan kemurkaan.

Baca Juga: Ronald Tannur Divonis Bebas, Ahmad Sahroni: Hakimnya Sakit Semua!

“Ada kata-kata yang sangat menyakitkan dari hakim, tahu darimana kamu kalau pembunuhnya itu adalah tersangka?”, tegas Dimas.

Pernyataan yang disampaikan Hakim Damanik selaku Ketua, menurut kuasa hukum sangat jauh dari nilai kemanusiaan.

Terlebih karena dalam proses pemutusan perkara, majelis hakim PN Surabaya sudah melenceng dari jadwal yang ditentukan.

“Putusan yang seharusnya dibaca 14 hari setelah pledoi, ditunda sampai tanggal 24 Juli 2024, itu ada apa?”, cecar Dimas.

Baca Juga: Gregorius Ronald Tannur Divonis Bebas, Komisi Yudisial Langsung Turun Tangan Periksa Majelis Hakim

Berbagai tanda-tanda yang terlihat dari perilaku dan pernyataan hakim, menurut Dimas merupakan indikasi keputusan bebas terhadap Ronald Tanur.

Dengan adanya vonis bebas yang diberikan majelis hakim kepada Ronald Tanur, meski kesal Dimas selaku kuasa hukum lebih memilih untuk mendoakan.

Usai mendapatkan kabar vonis bebas, Dimas berdoa agar para majelis hakim bisa secepatnya mendapatkan ganjaran.

“Seperti yang sudah saya sampaikan melalui video, saya mendoakan agar ketiga hakim ini segera mendapat balasan Tuhan atas keputusannya,” ungkap Dimas.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dimas Yemahura
# DSA
# Dini Sera Afrianti
# Uya Kuya
# Ronald Tannur
# PN Surabaya

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.