Gregorius Ronald Tannur Divonis Bebas, Komisi Yudisial Langsung Turun Tangan Periksa Majelis Hakim

Gedung Komisi Yudisial. (Foto:JD/Dok.tangkapan layar @komisiyudisialri)
Gedung Komisi Yudisial. (Foto:JD/Dok.tangkapan layar @komisiyudisialri)

AYOJAKARTA.COM - Komisi Yudisial (KY) akan melakukan pemeriksaan terhadap majelis hakim yang membebaskan terdakwa Gregorius Ronald Tannur dari kasus pembunuhan terhadap kekasihnya.

Keputusan majelis hakim ini membebaskan Gregorius dari tuntutan hukuman 12 tahun yang diajukan jaksa, menimbulkan perhatian publik yang besar.

Anggota dan Juru Bicara Komisi Yudisial, Mukti Fajar Nur Dewata menyatakan bahwa kasus ini berawal dari dugaan penganiayaan yang dilakukan Gregorius terhadap kekasihnya, DSA, seorang wanita berusia 29 tahun.

Baca Juga: Vonis Bebas Ronald Tannur Disebut Sudah Kelewatan, Komisi III DPR: Cek HP Hakim, Ada Transaksi di Balik Peristiwa Ini Nggak?

Penganiayaan tersebut terjadi pada 4 Oktober 2023 di sebuah tempat hiburan di Surabaya yang berujung pada kematian DSA.

"Majelis hakim yang mengadili perkara dengan nomor: 454/Pid.B/2024/PN Sby ini diketuai oleh Erintuah Damanik dengan hakim anggota Mangapul dan Heru Hanindyo. Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh jaksa penuntut umum. Tuntutan tersebut meliputi pasal 338 KUHP, pasal 351 ayat 3 KUHP, pasal 359 KUHP dan pasal 351 ayat 1 KUHP. Vonis bebas ini dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Surabaya dan menimbulkan keresahan serta tanda tanya di tengah masyarakat," jelas Mukti Fajar Nur Dewata dikutip ayojakarta.com dari X @RadioElshinta, Jumat (26/7/2024).

Jaksa sebelumnya telah menuntut hukuman pidana penjara selama 12 tahun, tetapi majelis hakim memutuskan sebaliknya.

"Putusan ini dinilai banyak pihak mencederai rasa keadilan publik," katanya.

Baca Juga: Komisi III DPR Naik Pitam Soal Vonis Bebas Ronald Tannur, Habiburokhman: Kita Harus Bersatu dan Bongkar Rame-rame

Komisi Yudisial sangat memahami gejolak yang timbul akibat putusan tersebut.

Mukti Fajar Nur Dewata menyatakan bahwa meski belum ada laporan resmi yang masuk ke KY mengenai putusan ini, perhatian publik yang besar mendorong KY untuk mengambil inisiatif melakukan pemeriksaan.

KY tak memiliki kewenangan untuk menilai substansi putusan, namun mereka bisa menurunkan tim investigasi guna mendalami putusan tersebut dan melihat apakah ada dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim.

Proses ini penting untuk memastikan bahwa putusan yang diambil sesuai prinsip-prinsip keadilan dan integritas peradilan.

Baca Juga: Profil dan Harta Kekayaan 3 Hakim yang Memvonis Bebas Ronald Tannur, Ada yang Pernah Tangani Kasus Kanjuruhan

Mukti Fajar Nur Dewata juga mengajak masyarakat dan media yang memiliki informasi atau bukti pendukung terkait kasus ini untuk melaporkannya kepada Komisi Yudisial.

Informasi tersebut akan sangat berguna dalam menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur yang berlaku.

KY menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses peradilan.

Mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap putusan yang diambil hakim didasarkan pada hukum dan fakta yang ada serta bebas dari pengaruh yang dapat mencederai keadilan.

Baca Juga: Anak Anggota DPR Penganiaya Pacar hingga Tewas Divonis Bebas, Ronald Tannur: Tuhan Membuktikan Kebenarannya

Selain itu, Komisi Yudisial juga akan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan bahwa proses investigasi berjalan dengan lancar dan transparan.

Hal ini penting agar publik dapat melihat bahwa sistem peradilan di Indonesia berfungsi dengan baik dan dapat dipercaya.

Kasus ini menjadi contoh penting bagaimana pengawasan terhadap kinerja hakim sangat diperlukan.

KY berharap dengan adanya pemeriksaan ini, kepercayaan publik terhadap sistem peradilan dapat terjaga dan semakin kuat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Gregorius Ronald Tannur
# Mukti Fajar Nur Dewata
# DSA
# KY
# pembunuhan
# Komisi Yudisial
# Surabaya
# penganiayaan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.