Kasus Vina Tak Kunjung Terungkap, Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto Duga Ada Kasus Besar Lain yang Ditutupi Iptu Rudiana

Pengamat Kepolisian ISESS Bambang Rukminto (kiri) dan Iptu Rudiana (kanan)
Pengamat Kepolisian ISESS Bambang Rukminto (kiri) dan Iptu Rudiana (kanan)

AYOJAKARTA.COM - Tak kunjung terungkapnya kasus Vina kini turut menyeret nama Iptu Rudiana selaku ayah dari almarhum Eky.

Banyak pihak yang menyoroti Iptu Rudiana lantaran tidak pernah muncul ke publik untuk memberikan keterangan terkait kasus Vina.

Salah satu yang menyoroti soal Iptu Rudiana terkait kasus Vina adalah Pengamat Kepolisian ISESS, Bambang Rukminto.

Bahkan Bambang Rukminto selaku Pengamat Kepolisian ISESS menduga bahwa ketidak munculan Iptu Rudiana ini karena adanya kasus lain yang lebih besar dari kasus Vina, yang sengaja ingin ditutup-tutupi.

Baca Juga: Kuasa Hukum Saka Tatal Siap Lakukan Peninjauan Kembali, Mantan Kabareskrim Susno Duadji Sodorkan 2 Alat Bukti yang Belum Dipakai di Kasus Vina

Sebelumnya, seperti yang telah diketahui bahwa kasus Vina ini memang sudah bergulir sejak 8 tahun silam atau tepatnya pada tahun 2016.

Berdasarkan putusan pengadilan tahun tersebut, kasus Vina ini disebut sebagai kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh 11 orang terhadap Vina dan Eky.

Adapun pelapor pertama kasus Vina adalah Iptu Rudiana selaku ayah dari salah satu korban yang tidak lain adalah Eky.

Iptu Rudiana melaporkan peristiwa yang menimpa putranya ini berdasarkan keterangan dari dua saksi kunci Aep dan Dede.

Baca Juga: 10 Kampus dengan Jurusan Kedokteran Paling Tinggi Peminat di Indonesia, Ada yang Pendaftarnya Capai 3856 Orang

Namun setelah kasus Vina ini kembali diusut, banyak pihak yang kemudian menduga bahwa keterangan dari Aep dan Dede adalah keterangan palsu.

Sehingga dengan demikian, dugaan terkait laporan yang dibuat oleh Iptu Rudiana adalah laporan palsu pun turut mencuat.

Kini di tengah ramainya pemberitaan tentang kasus Vina, Iptu Rudiana justru seolah menghindar dan tidak mau tampil di hadapan publik.

Bahkan pihak kepolisian di wilayah tempat Iptu Rudiana bertugas pun dikabarkan seolah enggan membuka tentang keberadaan dari ayah Eky tersebut.

Hal inilah yang kemudian seolah semakin menguatkan dugaan-dugaan tentang Iptu Rudiana terkait kasus Vina.

Seperti yang disampaikan oleh Pengamat Kepolisian ISESS, Bambang Rukminto yang mengatakan soal dugaan adanya kasus lain yang lebih besar dari kasus Vina, yang sengaja ditutup-tutupi oleh Iptu Rudiana.

"Ini yang menjadi tanda tanya, berarti kemungkinan ada sesuatu kasus yang lebih besar dari sekedar pembunuhan Vina dan Eky yang sengaja ditutup-tutupi oleh Rudiana," ucap Bambang Rukminto, seperti yang telah dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KompasTV Jember pada Jumat, 12 Juli 2024.

Baca Juga: Selamat! 7.284 Peserta Lulus UM UNDIP 2024, Ini 11 Prodi D4-S1 dengan UKT dan SPI Termurah, Biaya Kuliah Mulai Rp500 Ribu

"Asumsi seperti itu pasti akan muncul ketika Polres Cirebon tidak membuka atau tidak menyampaikan keberadaan Iptu Rudiana ini," lanjutnya.

Sementara itu, Iptu Rudiana selaku ayah Eky diketahui hanya satu kali muncul di hadapan publik.

Kemunculan Iptu Rudiana ini terjadi saat beberapa bulan setelah kasus Vina kembali mencuat.

Tepat pada tanggal 17 Mei 2024, melalui akun Instagram pribadinya Iptu Rudiana muncul dalam sebuah video yang diunggahnya.

Iptu Rudiana mengatakan bahwa dirinya selaku ayah Eky sudah berusaha mencari pelaku yang disebut telah membunuh Vina beserta putranya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bambang Rukminto
# Vina
# Iptu Rudiana

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.