Soal Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Mantan Menteri HAM Hamid Awaludin Ikut Buka Suara Begini...

Hamid Awaludin Mantan Menteri Hukum dan HAM periode 2004-2007 ikut buka suara soal dugaan ijazah palsu Jokowi
Hamid Awaludin Mantan Menteri Hukum dan HAM periode 2004-2007 ikut buka suara soal dugaan ijazah palsu Jokowi

AYOJAKARTA.COM – Prof. Hamid Awaludin yang sempat menjabat Menteri Hukum dan HAM Periode 2004-2007, angkat bicara soal kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo.

Memilih bertahan saat disebut antek PKI, Non Muslim dan Pro Aseng,

Joko Widodo justru bereaksi saat tudingan ijazah palsu dialamatkan kepadanya.

Menurut Prof. Hamid, kasus dugaan ijazah palsu yang saat ini ramai diperbincangkan telah membuka sisi lain dari sosok  Joko Widodo.

Baca Juga: Ancaman Serius Generasi Muda, Ternyata Ini Alasan Moyamoya Bisa Meningkatkan Angka Penderita Stroke

Mengacu pada sejumlah fakta yang terjadi selama terjun ke dunia politik, Prof. Hamid menilai Jokowi memang senang melakukan praktik Playing Victim.

“Saya tidak kaget, karena memang gaya Jokowi senang Playing Victim atau seolah-olah menjadi korban,” ujar Prof. Hamid.

Kasus dugaan ijazah palsu yang hingga hari ini masih menjadi bola liar, menurut Hamid karena dinilai sangat sensitif oleh Jokowi.

Tidak ingin disebut sebagai Presiden yang menipu seluruh rakyat Indonesia, Jokowi menurut Hamid perlu merespon dugaan tersebut.

Selain karena dijadikan dokumen pelengkap saat mencalonkan diri sebagai Calon Presiden, narasi terkait ijazah palsu Jokowi juga bukan merupakan wacana baru.

Baca Juga: Fakta Terbaru dari Kasus Ormas Kuasai Parkir Liar RSUD Tangsel: Polisi Tetapkan 30 Tersangka dan Kerugian Capai Rp7 Miliar

Sempat menjadi perbincangan pada tahun 2018, kasus dugaan ijazah palsu milik Jokowi juga menurut Hamid sengaja diendap.

“Kalau tudingan ijazah palsu itu terbukti salah, maka dia berpersepsi tudingan-tudingan lain otomatis salah juga, ini asumsi saya bahwa itu game yang dia mainkan,” imbuhnya.

Salah satu alasan lain mengapa kasus dugaan ijazah palsu terus berhembus, menurut Hamid untuk mempertahankan nama Jokowi di pentas publik.

Karena itu meski telah purna tugas, Jokowi dengan sejumlah permasalahannya terus wara-wiri di berbagai media.

Terlepas dari keaslian ijazah milik Jokowi, Hamid justru mempertanyakan alasan Jokowi baru memperkarakan kasus tersebut sekarang ini.

Baca Juga: Heboh! MUI Dukung Prabowo yang Bisa Akui Israel, Jika Beri Kemerdekaan Kepada Palestina: Tak Ada Alasan Membenci

Selain menyoroti alasan, kasus dugaan ijazah palsu menurut Hamid juga menjadi momentum bagi Polri untuk menunjukkan kredibilitas dan integritasnya.

Sebagaimana kasus pencemaran nama baik pernah dialami Jusuf Kalla dan berakhir tanpa kejelasan, hal serupa perlu dilihat dalam kasus Jokowi.

“Buat saya ini test case, untuk kasus ini kalau dia teruskan kepada lima orang itu, menurut saya Polisi tebang pilih,” pungkasnya.  

Berbeda pandangan dengan Prof. Hamid, Mantan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden menyebut kasus ijazah palsu Jokowi merupakan proyek yang dibiayai dari uang kotor.

Menurut Ali Mochtar Ngabalin, kasus ijazah palsu Jokowi merupakan proyek bersama triliunan yang dirancang untuk merusak citra Presiden Ketujuh RI.

“Kita semua tahu siapa yang teriak di media, tapi dibalik itu ada kekuatan yang lebih besar,” ungkapnya. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hamid Awaludin
# Kerugian
# biaya
# Ijazah Palsu
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.