Kurangnya Kesejahteraan Sastrawan di Indonesia, BPPB Kemendikdasmen Siap Lakukan Perubahan INI

Ilustrasi. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) Kemendikdasmen berkomitmen melakukan perubahan untuk kesejahteraan sastrawan
Ilustrasi. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) Kemendikdasmen berkomitmen melakukan perubahan untuk kesejahteraan sastrawan

AYOJAKARTA.COM – Selain perlu memiliki intuisi dan perasaan tajam serta karakter kuat sebagai seorang pengamat, seorang sastrawan juga wajib dibekali kemampuan menulis.

Melalui tulisannya yang dapat berupa puisi, prosa, atau tulisan kreatif lainnya, seorang sastrawan dapat melukis setiap rincian peristiwa di sekelilingnya.

Bekerja bukan sekedar meramu kata-kata, seorang sastrawan yang handal harus mampu menguasai sejumlah pendekatan ilmiah sehingga mampu menjembatani disiplin keilmuan.

Berbeda dengan gagasan dalam prinsip jurnalisme yang lebih terstruktur, bahasa dalam dunia sastra memiliki objektivitas dengan spektrum luas.

Baca Juga: Serbu! Rekomendasi 3 HP Infinix Harga Rp1-2 Jutaan Paling Worth It Mei 2025: Cocok Buat Pelajar

Karena dapat menggambarkan sebuah peristiwa dengan kata-kata metafora, tidak jarang hasil karya sastra melahirkan berbagai perspektif sesuai selera penikmat karyanya.

Mendedikasikan diri untuk tujuan-tujuan kemanusiaan, bangsa Indonesia tercatat memiliki sejumlah sastrawan berkelas dunia yang dikenal melalui karya-karyanya.

Kendati tidak selalu selaras dengan Kekuasaan, setiap sastrawan memiliki kewajiban untuk mengembalikan marwah kemanusiaan jika dinilai sudah terjadi penyimpangan.

Menempati salah satu bagian struktur penting dalam setiap perubahan peradaban dunia, eksistensi sastrawan dalam lingkup sosial telah ada sejak berabad-abad lamanya.

Bagi bangsa di Nusantara terdahulu yang kemudian melahirkan Indonesia, sastrawan telah menjadi bagian penting dalam struktur kerajaan.

Melalui karya-karyanya, sastrawan di era kerajaan bukan sekedar menjadi dokumenter peradaban, tetapi juga pengemban visi masa depan.

Baca Juga: Siswa Sekolah Dapat Libur 4 Hari Berturut-turut di Akhir Mei 2025, Ini Jadwalnya!

Pasca era kerajaan bertransformasi menjadi Republik, negara Indonesia mengenal sejumlah sastrawan yang hingga kini dikenal dengan sebutan sastrawan Era Modern.

Selain Chairil Anwar, Pramoedya Ananta Toer dan Taufiq Ismail, Indonesia juga memiliki sastrawan berkaliber dunia seperti WS Rendra, dan Sapardi Djoko Damono atau SDD.

Meski memiliki peran dan kontribusi sangat penting dalam peradaban dan intelektual, ironisnya tidak sedikit sastrawan yang masih jauh dari kata sejahtera.

Menurut Martin Aleida, sastrawan asal Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara, kata-kata sastrawan yang Kaya Makna masih belum sebanding dengan perekonomiannya.

Mulai menulis sejak masih di bangku kelas Dua SMA, Marten yang kini telah berusia 80 tahun mengaku masih sering mengalami kesulitan.

“Saya kira sulit untuk hidup diatas kata-kata yang ada dalam bentuk novel atau puisi,” ungkapnya terkait kondisi sastrawan hari ini.

Baca Juga: Lebih Muda dari Gibran Rakabuming yang Dicurigai Fufufafa, Warganet Bandingkan Presiden Burkina Faso dengan Mas Wapres

Selain karena banyaknya bajakan, kendala yang dialami para sastrawan adalah minimnya penghargaan dunia terhadap makna kata-kata pada karyanya.

Guna memberikan ruang kesejahteraan bagi para sastrawan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) Kemendikdasmen berkomitmen melakukan perubahan.

Diawali dengan pendataan, di masa mendatang para sastrawan asal Indonesia diharapkan mampu memiliki jaminan kesejahteraan yang jauh lebih baik dari kondisi saat ini.

Terlebih karena Bahasa Indonesia, secara resmi oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai salah satu Bahasa Internasional dengan jumlah penutur terbanyak di dunia. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Sastrawan
# Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB)
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.