Calon ASN Wajib Tahu! Perbedaan Materi Seleksi CPNS dan PPPK, Yuk Pelajari dari Sekarang

Ilustrasi. CPNS 2024
Ilustrasi. CPNS 2024

AYOJAKARTA.COM - Dalam proses rekrutmen aparatur sipil negara di Indonesia, terdapat dua jalur utama yang sering dibicarakan.

Yaitu seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kedua jalur ini memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menjaring tenaga kerja yang kompeten dan berintegritas dalam pemerintahan.

Baca Juga: Tak Cuma Modal Nekat, Ketahui 6 Penyebab Seseorang Gagal Memulai Bisnis

Namun, tahapan seleksi dan materi yang diuji pada masing-masing jalur memiliki perbedaan signifikan yang perlu dipahami oleh calon peserta.

Artikel ini akan mengulas perbedaan materi seleksi CPNS dan PPPK secara rinci, sehingga membantu calon peserta dalam mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi ujian.

Berikut adalah perbedaan antara materi seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) berdasarkan informasi yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari laman Instagram @studicpns.id (05/06/2024).

Seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)

1. Kompetensi Teknis

- Jumlah soal: 90-100 soal
- Ambang batas: Berbeda-beda
- Nilai maksimal: 450

2. Kompetensi Manajerial

- Jumlah soal: 25 soal
- Ambang batas minimal: 130 dari jumlah maksimal 200

3. Kompetensi Sosio Kultural

- Jumlah soal: 20 soal
- Ambang batas minimal: 130 dari jumlah maksimal 200

Baca Juga: Tes Ilusi Optik : Gunakan Mata Elangmu dan Temukan Seekor Paus di Antara Gajah Dalam Waktu 10 Detik

4. Wawancara

- Jumlah soal: 10 soal
- Ambang batas: 24 dengan nilai maksimal 40

Seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil)

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

- Jumlah soal: 30 soal
- Ambang batas: 65
- Nilai maksimal: 150

2. Tes Intelegensia Umum (TIU)

- Jumlah soal: 35 soal
- Ambang batas: 80
- Nilai maksimal: 175

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

- Jumlah soal: 45 soal
- Ambang batas: 165
- Nilai maksimal: 225

4. Seleksi Kompetensi Bidang

- Jumlah soal: 100 soal
- Tanpa ambang batas/Passing Grade

Baca Juga: 66.848 Kuota Formasi CPNS 2024 di 11 Kementerian Sudah Rilis, Cek di Sini

Perbedaan utama antara materi seleksi CPNS dan PPPK terletak pada jenis tes yang diberikan dan jumlah soal serta ambang batas yang berbeda:

1. Jenis Tes:

- Seleksi PPPK menekankan pada Kompetensi Teknis, Manajerial, dan Sosio Kultural, serta ada sesi wawancara.
- Seleksi CPNS lebih menekankan pada Tes Wawasan Kebangsaan, Intelegensia Umum, dan Karakteristik Pribadi, serta ada Seleksi Kompetensi Bidang tanpa ambang batas.

2. Jumlah Soal dan Ambang Batas:

- PPPK memiliki variasi jumlah soal dari 10 hingga 100 dengan ambang batas yang spesifik untuk setiap kategori.
- CPNS memiliki jumlah soal tetap untuk setiap tes dengan ambang batas yang jelas, kecuali untuk Seleksi Kompetensi Bidang yang tidak memiliki ambang batas.

3. Penilaian Maksimal:

- Setiap kategori tes pada seleksi PPPK dan CPNS memiliki nilai maksimal yang berbeda, menyesuaikan dengan jumlah soal dan kesulitan tes.

Dengan pemahaman ini, calon peserta dapat mempersiapkan diri lebih baik sesuai dengan jenis seleksi yang akan diikuti, baik itu CPNS maupun PPPK.

Persiapan yang matang dan pemahaman mendalam tentang materi tes akan meningkatkan peluang untuk lulus seleksi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Materi
# CPNS
# PPPK
# seleksi
# ASN

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.