CPNS 2024 Dibuka Bulan Juni-Juli Mendatang, Ini Perbedaan Jabatan Fungsional vs Jabatan Pelaksana, Awas Gagal Paham!

Ilustrasi CPNS 2024
Ilustrasi CPNS 2024

AYOJAKARTA.COM - Bagi kamu yang ingin ikut seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS 2024), wajib simak informasi penting berikut ini.

Tahun pemerintah banyak membuka formasi untuk CPNS 2024,mulai dari mengisi Jabatan Fungsional hingga mengisi Jabatan Pelaksana.

Berdasarkan UU ASN nomor 20 Tahun 2023, baik Jabatan Fungsional maupun Jabatan Pelaksana termasuk dalam jabatan Non-Manajerial.

Baca Juga: UPDATE Terbaru SIKS-NG: Nama KPM PKH dan BPNT yang Akan Cair Mei-Juni 2024 Sudah Muncul, Bank Ini Akan Salurkan Bansos Duluan

Meskipun masuk dalam jabatan Non-Manajerial, tapi antara Jabatan Fungsional dan Jabatan Pelaksana memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Maka dari itu, bagi yang berniat untuk mendaftar CPNS 2024, harus mengetahui terlebih dahulu perbedaan antara keduanya

Perbedaan mendasar antara Jabatan Fungsional dan Jabatan Pelaksana terletak pada karakteristik tugas dan juga tanggung jawab yang diemban.

Lantas, apa saja sih perbedaan antara Jabatan Fungsional dan Jabatan Pelaksana?

Dikutip dari akun Instagram @cpnsindonesia, berikut ini perbedaan antara Jabatan Fungsional dengan Jabatan Pelaksana.

Baca Juga: Bawaslu Buka 18.557 Lowongan dalam Seleksi CPNS dan PPPK 2024, Intip Bocoran Formasi di Sini!

Jabatan Fungsional

1. Merupakan jabatan dengan fungsi dan tugas yang berkaitan dengan pelayanan fungsional, berdasarkan keahlian dan juga keterampilan tertentu.

2. PNS Jabatan Fungsional (JF) tidak tercantum dalam struktur organisasi, namun sangat diperlukan dalam tugas pokok organisasi pemerintah

3. PNS JF memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan keahlian dan juga keterampilan tertentu.

4. JF juga memiliki dua kategorisasi lagi, yaitu
JF Keahlian yang merupakan jabatan berdasarkan pengetahuan sesuai dengan latar belakang pendidikan
JF Keterampilan merupakan jabatan berdasarkan keterampilan sesuai dengan latar belakang pendidikan.

Baca Juga: 7 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Seleksi Administrasi CPNS 2024, Apa Saja? Cek di Sini

Jabatan Pelaksana (JP)

1. Merupakan jabatan dengan fungsi dan tugas yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pelayanan publik serta administrasi pemerintahan dan pembangunan.

2. PNS JP tercantum dalam struktur organisasi dan bertanggung jawab pada atasan langsungnya

3. PNS JP bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang bersifat rutin

4. Jabatan Pelaksana (JP) memiliki tiga klasifikasi, yaitu Jabatan Pelaksana Klerek, Jabatan Pelaksana Operator, dan juga Jabatan Pelaksana Teknisi.

Demikian informasi mengenai perbedaan antara Jabatan Fungsional dan Jabatan Pelaksana, awas jangan sampai salah paham. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# jabatan pelaksana
# jabatan fungsional
# CPNS
# ASN

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).