Kemendikbud Siapkan 15.000 Lebih Formasi CPNS 2024, Perhatikan 7 Hal Penting Ini Jika Ingin Lolos Seleksi Administrasi

Illustrasi. Formasi CPNS 2024 Kemendikbud
Illustrasi. Formasi CPNS 2024 Kemendikbud

AYOJAKARTA.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mengumungkan kebutuhan formasi CPNS 2024.

Tahun ini Kemendikbud akan menyediakan 15.462 formasi untuk CPNS 2024 mulai dari jenjang pendidikan S1 hingga S3.

Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS 2024) tahun ini diperkirakan akan dilakukan pada bulan Juni hingga Juli 2024.

Sama seperti seleksi CPNS di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini ada bermacam-macam seleksi yang harus diikuti oleh pelamar jika ingin lolos CPNS Kemendikbud.

Baca Juga: Ada Perubahan Periode Salur Mei-Juni 2024, Cek Update PKH, BPNT dan BLT Mitigasi Risiko Pangan via SIKS-NG

Salah satu tahapan seleksi untuk bisa lolos CPNS Kemendikbud 2024 yaitu dengan mengikuti tes administrasi.

Jika tidak teliti, tahapan seleksi administrasi ini banyak membuat pelamar gugur dalam CPNS.

Ada 7 poin penting yang harus diperhatikan jika ingin lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 2024.

Lalu, apa saja 7 poin penting yang harus diperhatikan agar bisa lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 2024?

Dikutip dari akun Instagram @dosendeso, berikut ini 7 poin penting yang perlu diperhatikan agar bisa lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 2024.

Baca Juga: Wajib Tahu! Terdapat Perbedaan Jadwal Seleksi CPNS Sekolah Kedinasan dan CASN, Cek Informasinya Disini...

1. E-Materai

Poin penting pertama yang perlu diperhatikan jika ingin lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 2024 yaitu E-Materai.

Sejak tahun 2023, materai fisik sudah tidak lagi digunakan dan sudah tidak berlaku lagi. Materai fisik ini nantinya akan digantikan dengan materai elektronik atau materai digital.

Penting untuk diingat bahwa satu materai hanya berlaku untuk satu dokumen saja.

2. Nama lengkap

Poin penting kedua yang perlu diperhatikan oleh peserta jika ingin lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 2024.

Pastikan jika nama lengkap yang tertera di seluruh dokumen, mulai dari KTP, Ijazah, kartu keluarga, dan juga akta kelahiran harus sesuai dan tidak ada perbedaan atau kesalahan penulisan.

Baca Juga: Bocoran Kualifikasi Pendidikan Formasi CPNS Kejaksaan RI 2024, Catat Persyaratan Khusus Ini!

3. Kualifikasi pendidikan

Poin penting selanjutnya yang sangat penting untuk diperhatikan jika ingin lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 20-24 yaitu kualifikasi pendidikan.

Pastikan peserta memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang dipilih.

Formasi yang dipilih harus sesuai dengan ijazah dan yang dilampirkan adalah ijazah dan bukan SKL.

4. Format dokumen

Salah satu poin penting yang harus diperhatikan jika ingin lolos seleksi CPNS Kemendikbud 2024 yaitu format dokumen.

Harap mengunggah dokumen yang sesuai dengan format yang diminta dan pastikan scan dokumen harus berwarna.

5. Surat lamaran

Surat lamaran menjadi salah satu hal penting yang juga wajib diperhatikan jika ingin lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 2024.

Format surat lamaran CPNS telah ditentukan oleh instansi penerbit formasi dan jangan pernah membuat surat lamaran dengan inisiatif dan bahasa kamu sendiri.

Surat lamaran ini bisa kamu unduh di situs masing-masing instansi.

Baca Juga: Rincian Total Sementara Kebutuhan dan Formasi ASN 2024 CPNS, PPPK, serta Sekolah Kedinasan, Ternyata Paling Banyak di Instansi Ini

6. E-KTP

Salah satu poin penting yang wajib diperhatikan jika ingin lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 2024 yaitu E-KTP.

Sangat penting bagi mereka yang baru menikah, pindah domisili dan sejenisnya untuk segera memperbaharui informasi pada KTP.

Jangan sampai ketika mendaftar NIK peserta justru tidak terupdate, ini bisa membuat peserta gagal lolos seleksi administrasi.

7. Akreditasi pendidikan

Akreditasi pendidikan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan jika ingin lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud.

Akreditasi haruslah sesuai dengan tahun kelulusan pelamar. Meskipun akreditasi jurusan yang sekarang sudah berbeda dengan tahun lulus, maka yang akan digunakan tetap akreditasi yang tertera di tanggal ijazah.

Demikian informasi mengenai 7 hal penting yang harus diperhatikan jika ingin lolos seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 2024. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kemendikbud
# CPNS 2024
# Formasi

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.