6 Perbedaan SNBP dan SPAN PTKIN, Salah Satunya Pilihan Program Studi! Cek Lainnya

Ilustrasi mahasiswa.
Ilustrasi mahasiswa.

AYOJAKARTA.COM – Seleksi masuk universitas atau perguruan tinggi banyak macamnya., salah satunya adalah SNBP.

SNBP yaitu seleksi nasional berbasis prestasi. Maksudnya adalah jalur masuk PTN melalui prestasi akademik dan non akademik.

Selain SNBP, ternyata ada jalur masuk lain untuk ke perguruan tinggi yaitu SPAN PTKIN. Lalu apa sajakah perbedaannya dengan SNBP?

Berikut perbedaan-perbedaan SNBP dengan SPAN PTKIN dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @masukptn, Selasa, 30 Januari 2024.

Baca Juga: 18 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Universitas Brawijaya (UB) Rekomendasi SNBP-SNBT 2024, Ada 2 Prodi Baru!

1. Persyaratan

Baik SNBP maupun SPAN PTKIN, keduanya memiliki persamaan dalam membuat akun. Hanya saja, berada di laman atau situs yang berbeda.

Di SNBP, wajib membuat akun SNPMB siswa, SNPMB sekolah, dan PDSS nilai siswa diisi di situs atau website pdss-snbp-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.

Sedangkan untuk SPAN PTKIN, membuat akun SPAN PTKIN siswa dan PDSS nilai siswa diisi pada laman pdss.span-ptkin.ac.id.

2. Penyelenggara

SNBP atau Seleksi Nasional Berbasis Prestasi memiliki penyelenggara yang berbeda dengan SPAN PTKIN.

SNBP diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, atau Kemendikbudristek.

Sedangkan SPAN PTKIN diselenggarakan oleh Kementerian Agama atau yang sering disebut Kemenag.

3. Prodi dan Kampus

SNBP dan SPAN PTKIN memiliki persyaratan pemilihan prodi atau program studi serta kampus yang berbeda.

Di dalam SNBP, siswa bisa memilih program studi yang bersifat umum seperti Ekonomi atau Ilmu Komunikasi.

Kampus yang dipilih siswa di dalam SNBP yaitu PTN atau Perguruan Tinggi Negeri dan termasuk juga UIN serta politeknik.

Sementara untuk SPAN PTKIN, siswa hanya dapat memilih program studi keagamaan seperti Ekonomi syariah, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dll.

Kampus yang dipilih siswa di dalam SPAN PTKIN juga terbatas yaitu UIN, IAIN, dan STAIN.

4. Jadwal

Pendaftaran SNBP yaitu tanggal 14-28 Februari 2024 dan hasilnya diumumkan tanggal 26 Maret 2024.

Pendaftaran SPAN PTKIN adalah tanggal 12 Februari hingga 15 Maret 2024 dan pengumuman hasil tanggal 2 April 2024.

5. Beasiswa KIPK

Pendaftaran SNBP menggunakan KIPK (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) dilakukan di situs kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

Pendaftaran SPAN PTKIN juga bisa menggunakan KIPK dan dilakukan di website kip-kuliah.kemenag.go.id.

6. Kuota Sekolah

SNBP untuk siswa yang eligible, kuotanya di SNBP berbeda tergantung akreditasi sekolah. A sebanyak 40%, B 25%, dan C 5% saja.

Sedangkan, untuk SPAN PTKIN jumlahnya tidak ditetapkan atau tidak ada batas minimal dan maksimalnya.

Baca Juga: Diterima SNBP 2024 Otomatis Lolos KIP Kuliah? Jangan Gagal Paham, Simak Aturan Berikut Ini

Itulah 6 perbedaan SNBP dan SPAN PTKIN.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ptkin
# SPAN
# SNBP

News Update

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani