AYOJAKARTA.COM -- Prabowo Subianto dalam debat Pilpres ketiga dicecar oleh paslon lain soal anggaran Menhan yang digunakan untuk membeli alutsista bekas.
Menanggapi hal tersebut, Wamenhan Muhammad Herindra mengatakan bahwa alutsista pertahan Indonesia sudah menuju ke arah yang lebih baik.
Membela Prabowo, Herindra menyebut bahwa Prabowo selaku Menhan sudah membeli 42 pesawat temput baru jenis Rafale.
Baca Juga: Bela Anies Baswedan? Jusuf Kalla Sebut Tidak Ada Rahasia dalam Pertahanan Jika Hanya Alutsista
Kendati demikian, ia mengaku bahwa pengadaan 42 pesawat tempur baru ini akan siap pasa tujuh tahun mendatang.
"Contoh, Pak Menhan itu sudah beli 42 pesawat tempur baru Rafale. Belum pernah ada sejarah selama republik ini berdiri, pengadaan alat perang baru 42 unit, ini di Pak Menhan. Ini siapnya baru tujuh tahun yang akan datang," ujar Herindra dikutip dari YouTube Kompas TV, Sabtu (13/1/2024).
Herindra mengatakan, sembari menunggu alutsista yang baru, Menhan menyiapkan terlebih dahulu alutsista yang layak pakai.
"Dalam menunggu yang baru, kekosongan yang lowong ini diisi. Ini bukan masalah bekas dan baru tapi apakah alat perang pesawat masih kayak pakai atau tidak," ujar Herindra.
Baca Juga: Alutsista Bekas Jadi Sorotan, Mantan Mendag RI Beberkan 3 Poin Penting: Apa Mereka Paham Konsepnya?
Menurut Herindra, Prabowo concern dalam mebeli alutsistas baru, namun Menhan dedang melihat beberapa kekosongan yang harus diisi sesegara mungkin.
Ia menganalogikan seperti membeli rumah baru yang tidak secepat dan semudah itu untuk dibeli.
"Pak Menhan concern membeli alat perang baru, tapi saat ini kita melihat ada kekosongan dan ada beberapa yang harus diadakan secara cepat sehingga kalau mau beli baru tidak secepat dan semudah itu, tidak mudah pengadaan alat perang, punya uang pun belum tentu bisa beli," ujar Herindra.
Oleh karena itu, Herindra mengatakan bahwa Kemenhan akan memberikan yang terbaik bagi pertahanan Indonesia.
Herindra juga menyampaikan bahwa Prabowo Subianto selalu berdiskusi dan menyerap aspirasi dari TNI.
"Kita akan memberikan yang terbaik. Pengadaan alat perang mengandung mekanisme bottom up, intinya kita tanya angkatan dulu, perlunya apa, lalu mereka ajukan ke kita dan kita melihat ada berapa anggaran yang tersedia," pungkasnya.***

Share this article
Prabowo Subianto dalam debat Pilpres ketiga dicecar oleh paslon lain soal anggaran Menhan yang digunakan untuk membeli alutsista bekas.