Pemerintah Nyatakan Perang terhadap Korupsi dan Meringkus Para Koruptor, Pengamat Singgung Soal Hajat Akbar di Politik

Penghambat kemajuan terbesar Indonesia selama hampir delapan dekade kemerdekaan adalah kasus tindak pidana korupsi dan penanganan koruptor.
Penghambat kemajuan terbesar Indonesia selama hampir delapan dekade kemerdekaan adalah kasus tindak pidana korupsi dan penanganan koruptor.

AYOJAKARTA.COM -- Penghambat kemajuan terbesar Indonesia selama hampir delapan dekade kemerdekaan adalah kasus tindak pidana korupsi dan penanganan koruptor.

Sejak era Orde Lama dan Baru hingga Reformasi yang menetaskan embrio lembaga anti rasuah, jumlah kasus korupsi dan penanganan koruptor tidak mengalami cukup progres.

Sempat mengalami perbaikan indeks di awal pendirian, kepercayaan masyarakat terhadap KPK sebagai lembaga anti korupsi dan musuh koruptor justru mengalami degradasi.

Baca Juga: Terungkap! Inilah Alasan Kejagung Berani Membuka Tabir Korupsi di Pertamina

Penurunan indeks kepercayaan terhadap KPK sebagai lembaga anti rasuah, menurut sejumlah kalangan lebih disebabkan karena netralitas KPK yang kian meragukan.

Keberhasilan melakukan pelemahan terhadap KPK oleh para politisi, membuat citra KPK sebagai musuh koruptor tidak lagi sejalan dengan ide dasar penciptaan.

Dari upaya menjerat Anies Baswedan lewat Formula E hingga Harun Masiku yang berhasil menyeret Sekjen PDIP, membuat marwah dan independensi KPK semakin luntur.

Lantaran terkesan lebih dilatari oleh kebutuhan dan alat kekuasaan politik, kepercayaan publik terhadap KPK perlu menjadi perhatian bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga: Instansi Paling Disorot usai Ungkap Kasus Kelas Kakap, Ini Alasan Kejagung Berani Bongkar Dugaan Korupsi di Pertamina

Terlebih ditengah upaya Presiden Prabowo yang berkomitmen ingin melakukan berbagai upaya pemulihan dan efisiensi di berbagai bidang.

Sehubungan dengan masih ada atau tidaknya netralitas yang dimiliki oleh KPK, Pengamat Politik asal Lingkar Madani memberi tanggapan.

Menurut Ray Rangkuti, keutamaan menggagas netralitas KPK tidak perlu melebihi urgensi publik untuk tetap perlu mengkritisi soal Revisi UU TNI dan PHK massal.

Penetapan terhadap setiap jabatan Komisioner pada seluruh institusi, menurut Ray tidak sepenuhnya lahir dari proses prestasi atau kualifikasi perseorangan.

Baca Juga: Perkembangan Kasus Hasto Kristiyanto: KPK Bongkar Bukti Tindak Pidana Korupsi, PDIP Diwarnai Protes

Ray menganggap, mekanisme penentuan terhadap jabatan Komisioner di setiap lembaga dan instansi lebih didominasi dan banyak lahir dari rahim politik.

Berdasarkan pada realitas sosial elektoral tersebut, potensi netralitas KPK yang diketuai oleh seorang Komisioner untuk bisa memiliki independensi masih terbilang kecil.

“Apalagi KPK yang saat ini berada di bawah kekuasaan Eksekutif, publik tidak bisa berbuat apapun terhadap calon Ketua yang bisa terpilih karena ada hajat politik,” jelas Ray.

Puncak terjadinya pelemahan terhadap KPK sebagai lembaga anti rasuah, menurut Ray terjadi setelah salah satu Ketua KPK justru berurusan dengan tidak pelanggaran hukum.

Baca Juga: Reaksi Ahok Setelah Diperiksa Kejagung sebagai Saksi Korupsi Pertamina: Kaget Data Saya Ternyata Cuman Sekaki

Penetapan Ketua KPK terpilih sebagai tersangka kasus korupsi, menurut Ray terjadi akibat kuatnya tekanan politik yang menghantui setiap jabatan Komisioner.

Sehingga tidak menutup kemungkinan salah satu kriteria penting yang diperlukan untuk dapat menjabat sebagai Komisioner versi para politisi adalah mudah diintervensi.

“Supaya mudah diatur saat diperlukan, dan kasus Hasto bisa jadi karena ada yang memesan,” pungkas Direktur Eksekutif Lingkar Madani.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# hajat
# Politik
# korupsi
# koruptor

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.