AYOJAKARTA.COM - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019, Susi Pudjiastuti menyatakan keprihatinannya soal menu makanan pencegahan stunting di Kota Depok.
Hal itu disampaikan melalui cuitan di media sosial X, sambil 'mencolek' akun Presiden Joko Widodo.
"harus nangis dan tertawa .. sedih dan sedih ... apapun untk kebaikan anak2 bangsa selalu ada penyunatan. Korupsi sudah dititik menghancurkan kualitas SDM kita untk masa yg akan datang @jokowi," tulis Susi Pudjiastuti.
Cuitan Susi Pudjiastuti tersebut mengkritisi menu pencegah stunting di Kota Depok yang hanya berupa nasi, kuah sup, sawi dan tahu.
Padahal anggaran yang digunakan untuk membuat menu tersebut mencapai Rp 4,4 miliar.
Diberitakan sebelumnya anggaran menu makanan pencegahan stunting di Kota Depok disebut-sebut dipotong seperti diiformasikan Instagram @depok24jam yang diunggah Rabu, 15 November 2023.
Dalam postingan itu disebutkan pihak vendor yang menyediakan menu makanan pencegahan stunting mengaku hanya menerima dana Rp 9 ribu per menu dari anggaran sesungguhnya yakni Rp 18 ribu per menu.
Baca Juga: Jumpa Presiden Jokowi di AS, Ketua HIPMI Jaya Apresiasi Kinerja Ekonomi
Menanggapi kasus yang viral ini, DPRD Kota Depok berencana memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan.
Mereka antara lain Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kader Posyandu dan Vendor.
Menurut rencana, pengusutan dana tersebut akan dilakukan pada Jumat, 17 November 2023.
Sebagai informasi, Pemerintah Kota Depok mendapatkan penghargaan berupa Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan untuk Kategori Penurunan Stunting Tahun 2023 oleh Wakil Presiden RI, Maruf Amin.
Dana insentif yang didapatkan senilai Rp 6,63 miliar.
Insentif tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung program stunting serta yang masuk kedalam intervensi sensitif.
Anggaran itu juga digunakan untuk membantu perbaikan gizi anak stunting sebagai salah satu upaya intervensi spesifik.***

Share this article
Susi Pudijastuti mengaku sedih dengan menu makanan pencegah stunting di Depok hingga colek Presiden Jokowi.