Curhat Fery Farhati saat Hamil Anak Pertama, Pisah dengan Anies Baswedan hingga Alami Masalah Pendengaran

Potret Fery Farhati foto berdua dengan Anies Baswedan di Pura Mangkunegaran pada acara hajatan putra-putri Presiden Jokowi.
Potret Fery Farhati foto berdua dengan Anies Baswedan di Pura Mangkunegaran pada acara hajatan putra-putri Presiden Jokowi.

AYOJAKARTA.COM - Nama istri calon presiden Anies Baswedan, Fery Farhati Ganis mungkin belum banyak diketahui orang.

Sosok Fery Farhati Ganis ini memang tak luput dari sorotan soal kebaikan dirinya mendampingi dan mendukung Anies Baswedan selama ini.

Baru-baru ini, Fery Farhati rupanya curhat soal pengalaman rumah tangganya bersama Anies Baswedan.

Menikah dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu pada tahun 1996, Fery Farhati ternyata pernah berpisah dengan Anies Baswedan saat dirinya hamil anak pertama.

Baca Juga: Muncul Dugaan Adanya Kecurangan Pemilu 2024 yang Menguntungkan PDIP, Mahfud MD: Itu Bukan Masalah

Ia menceritakan kisah harunya tersebut saat hadir di podcast YouTube Merry Riana seperti dikutip Ayojakarta.com, Kamis (16/11/2023).

Dalam ceritanya, Fery Farhati yang saat itu menikah dengan Anies Baswedan pada Mei 1996 kemudian berangkat ke Amerika Serikat di bulan Juli bersama sang suami yang akan melanjutkan pendidikan di sana.

Ia pun berniat untuk sekolah di sana dengan mulai mencari kursus serta pelatihan kelas Bahasa Inggris.

Namun belum lama berada di Amerika Serikat, rupanya takdir berkata lain.

Baca Juga: Anies Baswedan dan Kaptem Timnas AMIN Gelar Pertemuan dengan Surya Paloh, Ini yang Dibicarakan

Fery Farhati rupanya diberi rezeki berupa kehamilan pertamanya setelah menikah dengan Anies Baswedan.

"Tahunya saya hamil, artinya di luar rencana ya. Tahunya mau sekolah nggak tahunya hamil," ucap Fery Farhati.

Ia kemudian mengisahkan bahwa saat itu kehamilan yang dijalaninya cukup berat karena kendala kesehatan.

"Kebetulan hamil saya berat, ngidamnya berat. Nggak bisa masuk makanan. Jadi badan sering dehidrasi dan untuk itu saya harus dibawa ke rumah sakit," kisahnya.

Baca Juga: Kisah Kencan Pertama Anies Baswedan bersama Sang Istri Fery Farhati, Ajak ke Acara Pengukuhan Doktor

Wanita ini juga menceritakan bahwa saat itu perjuangan menuju rumah sakit dibantu suaminya Anies Baswedan juga tak mudah.

Ia dan Anies Baswedan yang saat itu belum memiliki kendaraan pribadi harus menuju rumah sakit menggunakan kendaraan umum yaitu bis.

Padahal kondisi Fery Farhati saat itu sudah sangat lemas dan bahkan sering pingsan.

Namun ia menyebut Anies Baswedan saat itu selalu siap dan setia mendampinginya bagaimanapun kondisi saat itu.

Baca Juga: Mengenal Fery Farhati, Wanita di Balik Kesuksesan Anies Baswedan, Menjadi Support System hingga Berprestasi

Ketika sehat pun, Anies Baswedan dengan telaten merawat dan membelikan makanan untuknya agar nutrisi kehamilannya tetap terpenuhi.

Fery Farhati yang memikirkan soal kondisi Anies Baswedan di mana harus berbagi waktu antara sekolah dan mengurus dirinya, kemudian memilih untuk kembali ke Indonesia.

"Akhirnya kami membuat keputusan yang berat untuk saya menunggu saja di Indonesia. Supaya apa yang ingin dicapai Mas Anies tidak terganggu dengan kebingungannya dengan saya," terang Fery Farhati.

Saat itu akhirnya ia kembali ke Indonesia ketika menginjak usia kehamilan tujuh bulan.

Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun Pernikahan ke 27, Inilah Sejarah Pertemuan Anies Baswedan dengan Fery Farhati

Bahkan saat melahirkan, Fery Farhati juga mengisahkan tak didampingi Anies Baswedan yang masih berada di Amerika Serikat kala itu.

"Pak Anies-nya nggak ada (saat melahirkan)," katanya.

Namun hikmahnya, hampir seluruh keluarga baik keluarganya maupun keluarga Anies Baswedan bersedia menemaniny saat melahirkan anak pertama.

Anies Baswedan diketahui baru bisa bertemu dengan putri pertamanya ketika sang anak berusia empat bulan.

"Mas Anies baru bisa bertemu Tia ketika Tia berusia empat bulan," lanjut Fery Farhati.

Baca Juga: Fery Farhati Ditunjuk Jadi Duta Program Bagi Susu dan Madu

Hanya saja saat itu Anies Baswedan tidak bisa berlama-lama di Indonesia dan harus kembali ke Amerika Serikat.

Mantan Menteri Pendidikan itupun baru bisa kembali lagi ke Indonesia saat sang anak berusia 15 bulan.

Ada kisah lucu yang diceritakan Fery Farhati saat Anies Baswedan kembali untuk kedua kalinya ke Indonesia.

Sang anak tidak memanggilnya sebagai Ayah melainkan Om.

"Jadi baru kembali bertemu dengan Mas Anies waktu Tia usia 15 bulan dan manggil Mas Anies Om, pertama ketemu dipanggil Om Anies," ujar Fery Farhati diikuti tawa.

Baca Juga: Fery Farhati Puji Desain Batik Khas Perajin Jakpus

Kisah Awal Mula Memiliki Masalah Pendengaran

Fery Farhati juga menjawab pertanyaan soal masalah pendengaran yang dialaminya hingga harus menggunakan alat bantu pendengaran selama ini.

Ia berkisah masalah pendengaran itu berawal setelah melahirkan anak pertama.

Setiap melahirkan seorang anak, maka kualitas pendengarannya akan menurun.

"Setiap kali melahirkan anak kemudian pendengarannya menurun. Katanya sih karena keturunan, karena hormon juga hal lain mungkin ada pengapuran jadi saraf pendengaran saya setiap melahirkan anak menurun," ungkapnya.

Baca Juga: Anies Baswedan dan Kaptem Timnas AMIN Gelar Pertemuan dengan Surya Paloh, Ini yang Dibicarakan

Ia menjelaskan jika tak menggunakan alat bantu dengar, maka tak bisa mendengar jelas apa yang orang lain bicarakan.

Banyak pihak yang belum mengetahui fakta ini karena tidak terlihat jika seorang Fery Farhati menggunakan alat bantu pendengaran.

Meski begitu, kondisinya itu tak membuatnya putus asa hingga ia mampu melanjutkan pendidikan pada jenjang S2 serta mampu meraih berbagai prestasi, menjadi pembicara dan menjadi inspirasi banyak wanita.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Fery Farhati
# Merry Riana
# Anies Baswedan
# Indonesia
# Amerika Serikat

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.