AYOJAKARTA.COM – Sejak Gibran Rakabuming Raka dideklarasi sebagai bakal cawapres bagi capres Prabowo Subianto, isu politik dinasti ramai diperbincangkan.
Keputusan Koalisi Indonesia Maju (KIM) meminang Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto memang cukup mengejutkan.
Bahkan keputusan yang cukup mengejutkan ini sampai banyak mendapat kritik tajam dari berbagai pihak dan juga tokoh publik.
Baca Juga: Elektabilitias Prabowo-Gibran Ungguli Ganjar-Mahfud MD, AMIN Tertinggal Jauh?
Pasalnya banyak yang menilai jika ada banyak kandidat lain yang lebih masuk kualifikasi sebagai cawapres Prabowo selain sosok Gibran Rakabuming Raka.
Sebab itu status Gibran Rakabuming Raka sebagai anak Presiden Jokowi langsung ramai disebut ada korelasi dengan terpilihnya dia sebagai cawapres.
Isu politik dinasti juga langsung santer beredar di tengah publik yang masih pro dan kontra dengan status Gibran Rakabuming Raka yang saat ini jadi cawapres.
Namun rupanya, isu dinasti politik ini dinilai justru bisa menguntungkan pasangan capres Anies Baswedan dan cawapres Muhaimin Iskandar (CAK IMIN).
Hal ini diutarakan oleh Siti Zuhro selaku peneliti bidang politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Dalam pernyataannya, Siti Zuhro membeberkan berbagai efek atau dampak dari putusan MK mengenai batas usia bagi capres dan cawapres.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Melihat Kepribadian Seseorang Berdasarkan Cara Duduk yang Sering Dilakukan
Di mana putusan MK tersebut akan paling berdampak terhadap paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dampak keputusan MK tersebut, Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendeklarasikan Gibran sebagai bacawapres Prabowo,” terang Zuhro dikutip dari Suara.com pada Senin (23/10/23).
“Tentu deklarasikan KIM tersebut akan berpengaruh terhadap paslon yang ada,” lanjutnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Siap Gaspol Jika Terpilih Jadi Presiden, Apa Saja Langkahnya?
Siti Zuhro juga menuturkan jika hal tersebut akan jadi tantangan berat bagi kedua paslon capres dan cawapres tersebut.
“Bagi Ganjar-Mahfud ini akan menjadi tantangan karena suara dukungannya terbagi dengan Gibran yang notabene didukung penuh Jokowi,” ujar Zuhro.
Lebih lanjut Zuhro juga menyebut jika isu politik dinasti akan membuat paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming tidak bisa mendapat suara penuh lantara pendukung Jokowi terbagi dengan pemilih Ganjar-Mahfud.
Baca Juga: Kegiatan yang Akan Dilakoni Prabowo-Gibran sebelum Daftar ke KPU 25 Oktober 2023
Sementara itu, Siti Zuhro justru menyebut isu dinasti politik tersebut justru akan menguntungkan pasangan calon dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan yakni Anies Baswedan-Cak Imin.
“Dalam hal ini, justru yang diuntungkan adalah paslon Anies-Imin,” ungkap Zuhro.

Share this article
Isu dinasti politik terkait Gibran Rakabuming Raka dan Prabowo Subianto dapat menguntungkan pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin di Pilpres.