AYOJAKARTA.COM -- Tensi politik yang memanas antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) semakin bergejolak setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan kontroversial ihwal batas usia capres-cawapres.
Keputusan tersebut memungkinkan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming, untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden dalam Pilpres 2024.
Seperti diketahui, wali kota Solo ini santer diberitakan menjadi salah satu kandidat pendamping Prabowo Subianto dalam pesta politik elektoral empat tahunan mendatang.
Baca Juga: Nama Cawapres Ganjar Diumumkan Besok? Sekjen PDIP: Namanya Sudah Siap
Sebelumnya, dalam pidato politik dalam rapat internal yang diikuti diikuti ratusan kader PDIP dan disiarkan secara online, Senin, 16 Oktober 2023, Megawati memperingatkan kader PDIP untuk tidak melirik-lirik partai lain.
“Kalau sudah menjadi anggota partai, jangan melirik-lirik lagi untuk pindah partai. Itu tidak ada dedication of life-nya,” kata Megawati dalam tayangan YouTube PDIP.
Komentator sosial politik, Rocky Gerung, melangkah lebih jauh. Ia mengutarakan hipotesisnya yang menyebut bahwa PDIP sudah mengeluarkan surat pemecatan untuk Jokowi dan Gibran.
Baca Juga: Isu Gibran Keluar PDIP Semakin Kencang! Panda Nababan Bongkar Peran Jokowi di Pilkada Solo, Apa?
"Saya kira memang udah disiapkan surat pembatalan kartu anggota Jokowi sebagai PDIP sekaligus Gibran. Jadi ada dua surat yang sudah ditandatangani, tinggal dikasih tanggal. Jokowi dipecat oleh Megawati, Gibran juga," katanya dalam video di YouTube Rocky Gerung Official saat mengomentari putusan MK.
Dia menyatakan keberadaan surat pemecatan tersebut hanyalah sebuah hipotesis. Namun menurutnya hipotesis tersebut punya dasar, terutama merujuk pada sikap PDIP.
"Ini hipotesis kita aja sebenarnya. Tetapi hipotesis itu ada dasarnya, karena PDIP tetap tidak menghendaki kadernya itu pindah ke tempat yang lain," katanya.
Baca Juga: Hadiri Rakernas Projo, Jokowi Singgung Arah Dukungannya: Orangnya Nggak Ada di Sini
Gertakan yang dikeluarkan dari partai banteng menurut Rocky masuk akal belaka. Dia juga menganjurkan PDIP untuk segera memecat presiden.
"Kelihatannya gertakan PDIP yang memang masuk akal. Itu yang bahkan saya anjurkan supaya secepatnya ajalah Pak Jokowi itu dipecat dari PDIP, supaya elektabilitas PDIP cepat naik," ujar dia.
Dia juga menyebut putusan MK yang terus ditunda-tunda seolah-olah memancing amarah Megawati sekuat-kuatnya. Menurutnya, saat ini PDIP sudah sangat murka sehingga ancaman itu diucapkan.
Baca Juga: Enggak Kaget, Rocky Gerung Sebut Sudah Tahu Putusan MK Loloskan Gibran Cawapres Sejak Sebulan Lalu
"Bagaimanapun ancaman PDIP itu serius karena udah diucapkan, itu artinya gak mungkin ditarik lagi. Nanti orang anggap kalau PDIP udah ucapin, terus Jokowi tetap ajukan Gibran itu artinya partai apa dong PDIP udah berkali-kali diperlihatkan PDIP itu kayak partai ragu-ragu demokrasi," kata dia.

Share this article
Putusan kontroversial MK memicu hipotesis Gibran Rakabuming dan Jokowi dipecat PDIP. Megawati sudah peringtkan kadernya.