AYOJAKARTA.COM — Baru-baru ini viral tragedi korban bunuh diri lantaran diduga tak sanggup bayar utang di pinjol atau pinjaman online.
Kejadian itu viral setelah diunggah di Twitter atau X oleh akun @rakyatvspinjol yang menceritakan kronologi korban yang bunuh diri karena tak sanggup bayar utang pinjol.
Postingan itu mendapatkan balasan sebanyak 555, like sebanyak 9599, dan retweet sebanyak 4305.
Dalam postingan tersebut, terdapat unggahan tangkapan layar yang mengaku sebagai korban pinjol.
Korban merasa frustasi dengan ditagih debt collector (DC) pinjol yang brutal hingga mengakhiri hidupnya.
"Korban adalah seorang suami dan ayah, yang memiliki seorang anak balita perempuan," tulis akun @rakyatvspinjol seperti dikutip AyoJakarta.com pada Selasa, 19 September 2023.
Menurut cerita yang diungkapkan, usia anak korban masih 3 tahun, sementara keluarga sudah sepakat untuk tidak membeberkan cerita ini untuk menjaga nama baik korban.
Adapun, korban diceritakan berinisial K dan meminjam dana sebesar Rp9,4 juta di pinjol.
Baca Juga: Daftar Super Lengkap 429 Pinjol Ilegal yang Dikeluarkan OJK, Jangan sampai Diperdaya!
Namun, di luar dugaan, bunga yang besar membuat korban justru diminta pengembalian dana hingga Rp19 juta.
Dalam cerita yang diungkapkan, K bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu lembaga pemerintah.
Akibat dirinya tak sanggup bayar utang, teror DC menelepon kantor tempat K bekerja hingga membuat K dipecat dari kantor tersebut.
Lembaga pemerintah tempat kerja K itu menilai teror telepon dari pihak pinjol yang masuk ke kantor sudah sangat mengganggu.
Baca Juga: Mengerikan! Penyebab Anak Muda Banyak yang Terjerat Kasus Pinjol
"Menerima kabar K dipecat, keluarga pun membantu ala kadarnya tanpa mengetahui akar permasalahannya. Setelah dipecat, istri dan anaknya pun pulang ke rumah orang tua nya," tulis akun @rakyarvspinjol.
Beberapa keluarga membantu korban untuk mediasi dengan istrinya, hingga banyak orderan fiktif pesan makanan online yang mengatasnamakan K yang dikirim ke alamatnya.
Selang dua hari setelah mediasi, K menghembuskan napas terakhirnya pada bulan Mei 2023 lalu.
Namun, malang nasib ternyata teror DC pinjol masih berlangsung bahkan setelah kematian K.
DC pinjol terus menelpon pihak keluarga korban, bahkan tak percaya jika K sudah meninggal.
Baca Juga: Apakah Debt Collector Bisa Melaporkan Nasabah Pinjol yang Galbay ke Polisi? Cek Faktanya
Menurut informasi yang diceritakan, teror DC masih terus berlanjut dengan mengirimkan order fiktif makanan online ke rumah K, meskipun K sudah meninggal dunia.
Padahal rumah tersebut sedang dijual dengan harga murah, karena rumah K pernah dipakai untuk bunuh diri.
Kasus bunuh diri yang viral ini ternyata pernah sampai di tangan kepolisian, polisi menemukan surat terakhir yang ditulis oleh K, "AdaKami telah merusak hidupnya".***
Share this article
Viral tragedi korban bunuh diri lantaran diduga tak sanggup bayar utang di pinjol atau pinjaman online.