AYOJAKARTA.COM – Cuaca dingin yang belakangan ini melanda beberapa wilayah di Indonesia hingga memunculkan fenomena embun es.
Fenomena embun es akibat cuaca dingin tersebut terjadi di wilayah dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Embun es yang terjadi di dataran tinggi Dieng ke-7 kalinya di tahun 2023 ini disebut dengan bun upas.
Diinformasikan oleh akun Instagram @urban.hikers pada Jumat (28/7/23), rupanya suhu di Dieng mencapai 3 derajat celcius.
Dijelaskan pula jika suhu di gunung Prau sudah pasti bisa lebih dingin lagi, lantaran setiap kenaikan 100 mdpl suhu akan turun kisaran 0,6 derajat celcius.
“Di Prau pastinya lebih dingin lagi, karena estimasinya setiap kenaikan 100 mdpl suhu udara akan turun kisaran 0,6 derajat celcius,” caption yang tertulis dalam unggahan tersebut.
“Jadi, selisih basecamp dengan Sunrise Camp -+550 dpl dan dapat dipastikan suhu di Gunung Prau minus derajat,” caption lanjutan.
Terlihat dalam unggahan akun Instagram tersebut, embun es menyelimuti berbagai benda yang ada di luar seperti tanaman dan juga sampah plastik.
Sebagai informasi, fenomena Dieng membeku hingga menimbulkan embun es tersebut rupanya tidak hanya terjadi pada bulan Juli-Agustus saja.
Namun di tahun 2023 ini, fenomena embun es pertama kali muncul di Dieng tepatnya pada Senin, 13 Maret yang lalu.
Pihak BMKG juga memperkirakan jika intensitas kemunculan embus es akan meningkat seiring datangnya musim kemarau.
Baca Juga: Makin Mudah! Ini Syarat KUR Mandiri 2023 dengan Plafon Pinjaman Sampai Rp 500 Juta, Tanpa Agunan
Masa-masa ini memang biasanya terjadi pada kisaran bulan Agustus hingga bulan September setiap tahunnya.
Sebab itu diimbau kepada para pendaki gunung Prau untuk mempersiapkan pendakian dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi suhu dingin ekstrim di Dieng.***

Share this article
Fenomena embun es akibat cuaca dingin tersebut terjadi di wilayah dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.