AYOJAKARTA.COM - Buntut perlawanan Syarifah Fadiyah Alkaff siswi SMP di Kota Jambi yang membela hak rumah neneknya.
Saat Syarifah Fadiyah Alkaff mengkritik Pemkot Jambi, komedian Debi Ceper memberikan komentar negatif kepadanya.
Debi Ceper dalam kolom komentar seolah menghina Syarifah Fadiyah Alkaff sebagai seorang wanita malam.
Baca Juga: 5 Larangan Saat Kurban Idul Adha, Apa Saja yang Tidak Boleh Dilakukan agar Sah?
Komedian ia juga menyinggung soal wanita berhijab yang sikapnya tak sesuai dengan apa yang dipakai.
Atas komentar negatif tersebut, Syarifah pun mengadukannya ke Polisi.
Dilansir dari akun Twitter @PartaiSocmed pada Selasa, 20 Juni 2023 hari ini siswi SMP Kota Jambi itu akan dipanggil Polda Jambi.
Pemanggilan anak SMP itu bertujuan untuk mediasi dengan Debi Ceper yang telah menghinanya.
Baca Juga: Tak Bisa Dianggap Remeh, Rekomendasi 7 HP Terbaru Harga Rp 2 Jutaan dengan Spek Terbaik Tahun 2023
Namun Fadiyah tidak bersedia berdamai dengan komedian tersebut dan memilih melanjutkannya ke persidangan.
“Besok tgl 20 Juni 2023 Adik Syarifah Fadiyah Alkaff dipanggil ke Polda Jambi untuk tujuan mediasi dgn Debi Ceper yg telah menghinanya layaknya seorang pelacur. Adik SFA sudah menyampaikan TIDAK BERSEDIA BERDAMAI dan minta masalah ini dilanjutkan ke pengadilan saja!,” tulis @PartaiSocmed.
Undangan pemanggilan dari Polda Jambi telah diterima oleh yang bersangkutan dengan nomor B/687/VI/RES.2.5/2023/Ditreskrimsus.
Yang rencananya akan berlangsung pada pukul 10:00 WIB.
Adapun tujuan dari pemanggilan tersebut yaitu untuk mediasi penyelesaian perkara dengan mekanisme restorative justice.
Untuk diketahui, Fadiyah mengkritik Pemkot Jambi karena rumah neneknya rusak diduga akibat muatan mobil besar dari salah satu perusahaan China.
Yang mana menurut keterangannya perusahaan China tersebut telah bekerja sama dengan Pemkot Jambi.***

Share this article
Buntut perlawanan Syarifah Fadiyah Alkaff siswi SMP di Kota Jambi yang membela hak rumah neneknya, hingga tolak berdamai dengan Debi Ceper