AYOJAKARTA.COM - Rencana Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim soal marketplace guru mendapatkan banyak kritikan dari beberapa pihak.
Bahkan dalam sebuah video yang diunggah melalui akun TikTok @motivasiguru (28/5/2023) terkait penjelasannya mengenai marketplace guru ini, hampir semua warganet yang berada dalam kolom komentar memberikan respon negatif.
Salah satunya diungkapkan oleh pengguna TikTok dengan nama @akusiapa (1/6/2023).
Dalam komentarnya, @akusiapa mengatakan agar nantinya menteri pendidikan nanti berasal dari orang yang berlatar pendidikan berhubungan dengan dengan Kementerian yang dipimpinnya, agar kebijakan yang dihasilkan sesuai.
"Berharap banget menteri pendidikan berasal dari lulusan pendidikan," tulis akun @akusiapa.
Selain itu ada juga yang memberikan kritikan soal kata marketplace yang digunakan, sebab hal itu lebih menjurus ke barang yang dijual dari pada profesi sebagai guru.
"Kami bukan barang. Biarlah kami mengajar dan mendidik anak bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Marketplace, kami manusia bukan barang," tulis akun @hepija1.
Baca Juga: 5 Tips Hilangkan Kebosanan karena Rutinitas Pekerjaan, Pilihlah yang Kamu Suka
Sebelumnya dalam video yang diunggah akun @motivasiguru tersebut Nadiem menjelaskan beberapa hal terkait rencana marketplace guru ini.
Salah satunya soal definisi marketplace guru yang merupakan suatu database dimana semua sekolah bisa mengakses siapa guru yang mengajar di sekolah tersebut.
Lebih lanjut Nadiem menjelaskan bahwa yang bisa masuk dalam.deretan guru dalam marketplace tersebut adalah guru honorer yang telah lulus seleksi ASN.
"Marketplace untuk Guru adalah suatu database yang nanti akan didukung secara teknologi, di mana semua sekolah ini bisa mengakses siapa saja sih yang bisa menjadi guru dan siapa yang mau undang untuk menjadi guru di sekolah saya,” ucap Nadiem.
Baca Juga: Haru! Selalu Tampil Lawak Ternyata Aldi Taher Pejuang Kanker : Aku Nggak Boleh Sedih
"yang pertama adalah guru-guru honorer yang sudah lulus seleksi, mereka yang telah mengikuti seleksi menjadi calon guru ASN, seleksi ini begitu mereka udah lulus itu pasti grade mereka akan masuk ke dalam database ini.” lanjutnya.
Selain itu Ia juga menyebutkan kategori selanjutnya guru yang bisa masuk dalam rencana marketplace tersebut yakni lulusan ppg prajabatan.
"Yang kedua yang akan masuk marketplace ini full talenta adalah lulusan ppg prajabatan, ini guru baru yang sudah lulus ppg dan mereka akan juga masuk ke dalam marketplace terintegrasi ini,” katanya.
Hingga kini rencana marketplace guru terus mendapatkan kritikan dari pada dukungan dari para pendidik di penjuru negeri.
Terutama soal penggunaan kata marketplace yang dinilai lebih seperti berdagang dari pada rekrutmen guru.***

Share this article
Rencana Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim soal marketplace guru mendapatkan banyak kritikan