Anies Baswedan Kembali Lakukan Pidato Berisi Penuh Kritik ke Pemerintah, Apa Saja?

Anies Baswedan
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM – Anies Baswedan sebagai bakal Capres 2024 menjadi sorotan publik karena beberapa kali memberikan kritik keras kepada pemerintah.

Pada saat menghadiri acara Milad PKS di Jakarta, Anies Baswedan kembali mengisi pidatonya dengan sejumlah kritik mengenai negara dan pemerintah.

Namun dalam pidato tersebut Anies Baswedan tidak menjelaskan secara detail kepada siapa kritikannya ditujukan.

Baca Juga: Desta dan Natasha Rizki Terlihat Bersama dalam Pernikahan Enzy, Netizen Ribut Doakan Tak Pisah: Rujuk Please

Sebelumnya Anies Baswedan sempat memberikan kritik mengenai pemerintah yang melakukan politik kekuasaan dengan memberikan dukungan lebih kuat kepada salah satu Capres.

Meskipun Anies tidak menyebutkan secara spesifik siapa yang dimaksud tetapi publik sudah dapat menebak-nebak sosok di balik kritik Anies tersebut.

Kemudian Anies juga mengkritik mengenai kebijakan mobil listrik yang dilakukan oleh pemerintah, karena Anies Menganggap bahwa kebijakan tersebut tidak tepat sasaran.

Meski dirinya sendiri juga menerapkan kebijakan kendaraan listrik pada saat menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta pada periode 2017 – 2022, namun kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah adalah memberikan subsidi untuk kendaraan listrik pribadi.

Baca Juga: Viral! Lisa BLACKPINK Minum Cendol Elizabeth, Varian yang Diminum hingga Harga Lengkap

Sedangkan kebijakan kendaraan listrik yang Anies terapkan adalah dengan cara menyediakan kendaraan listrik untuk umum seperti Trans Jakarta.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (21/5/2023), Anies Baswedan menyampaikan bahwa pemerintah seharusnya tidak mudah baper jika ingin menjadi negara yang inklusif.

Inklusif sendiri merupakan sebuah sikap yang mengajak atau mengikutsertakan, dalam hal ini adalah negara yang mengajak rakyatnya mengambil peran dalam pesta demokrasi.

“Negara dengan institusi politik yang inklusif yang melayani akan menjunjung tinggi kesempatan warga untuk menyuarakan pandangannya, pikirannya, aspirasinya tanpa sedikitpun ada rasa takut. Negara inklusif adalah negara yang tidak baperan,” ujar Anies Baswedan.

Baca Juga: Blak-blakan! Inara Rusli Ungkap Rasa Pilu ketika Hadapi Masalah Rumah Tangga hingga Tidak Dipercaya

Masalah yang disampaikan oleh Anies Baswedan memang kerap kali dirasakan oleh masyarakat Indonesia ketika menyampaikan kritik karena kadang kala merasa takut akan adanya tekanan dan ancaman.

Hal tersebut didukung oleh pidato dari AHY yang juga turut hadir pada Milad PKS. AHY menyampaikan bahwa hukum di Indonesia kerap kali runcing ke bawah dan tumpul ke atas.

Yang artinya hukum kerap kali tidak berpihak kepada masyarakat biasa dan lebih menguntungkan kepada kaum yang memiliki kekuatan.

Sebagai seorang bakal Capres, Anies Baswedan memang sudah mulai gencar menyampaikan mengenai sejumlah kekurangan yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Viral Warung Ibu Sutinah, Ternyata Ada Rahasia Bilik Biru yang Tidak Banyak Orang Tahu, Apa?

Wajar jika Anies Baswedan mempromosikan dirinya bisa membuat keadaan Indonesia menjadi negara dengan pemerintahan yang lebih baik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pidato Anies Baswedan
# Capres 2024
# Pilpres 2024
# Anies Baswedan

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.