AYOJAKARTA.COM-- Pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, ternyata pernah menyerang kantor DPRD Lampung pada tahun 2016.
Melansir dari kanal YouTube tvOneNews, Rabu (3/5/2023) terungkap identitas pelaku penembakan kantor MUI adalah salah satu warga yang berdomisili di Lampung.
Menurut Pujiansyah, Penyidik Polres Jakarta Pusat telah melakukan penggeledahan terhadap rumah pelaku penembakan kantor MUI Pusat yang berada Lampung.
Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Myanmar di SEA Games 2023, 4 Mei 2023 Klik di Sini
"Tadi malam penyidik Polres Jakarta Pusat dengan didampingi pihak kepolisian Polres Pesawaran Lampung telah melakukan penggeledahan di rumah pelaku penembakan Kantor MUI yang berada di Desa Sukajaya, Kec Khilau, Kab Pesawaran, Lampung," kata Puji.
Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan sejumlah dokumen dan juga obat-obatan yang diduga digunakan pelaku sebab memiliki riwayat penyakit yang dideritanya.
"Dari penggeledahan tersebut pihak kepolisian menemukan beberapa dokumen dan obat-obatan yang kerap digunakan oleh pelaku," ujar Puji.
Dimana obat-obatan itu dikonsumsi pelaku lantaran memiliki riwayat penyakit asma dan juga penyakit jantung.
Baca Juga: Waduh, Tio Pakusadewo Ungkap Anak Menteri Miliki Pabrik Narkoba!
Adapun keterangan penyakit yang diderita pelaku penembakan tersebut juga didapatkan dari istrinya.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyita beberapa dokumen yang berkaitan dengan aksi pelaku.
Diketahui, dari catatan kepolisian pelaku pernah melakukan aksi pengrusakan pada tahun 2016 di Kantor DPRD Provinsi Lampung.
Saat itu, pelaku berkeinginan menemui ketua DPRD, namun ketua DPRD Lampung sedang dalam kesibukan dan menghadiri rapat.
Adapun tujuan pelaku hendak menemui ketua DPRD Lampung ketika itu yakni ingin menyatakan bahwa dirinya merupakan wakil nabi.
Di lain sisi, masyarakat sekitar di lingkungan tempat tinggal pelaku sudah mengetahui bahwa pelaku kerap mengakui dirinya adalah wakil nabi.
Terkait kasus tersebut, pihak kepolisian saat ini sedang menyelidiki dan mendalami adanya kaitanya dengan jaringan terorisme.***

Share this article
Usai heboh penembakan di kantor pusat MUI, Pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, pernah menyerang kantor DPRD.