AYOJAKARTA.COM - Eko Darmanto Kepala Kantor Dirjen Bea dan Cukai Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) non-aktif telah diperiksa KPK.
Eko Darmanto eks Dirjen Bea Cukai diperiksa KPK untuk dilakukan klarifikasi terkait harta kekayaannya yang dilaporkan pada LHKPN.
Gaya hidup mewah Eko Darmanto yang kerap dipamerkan pada akun sosial medianya juga menjadi sorotan.
Menteri Keuntungan (Menkeu), Sri Mulyani akhrinya mencopot Eko Darmanto dari jabatannya sebagai Dirjen Bea Cukai Provinsi DIY.
Pencopotan jabatan Eko seiring dengan kasus Mario Dandy yang akhirnya juga menyorot ayahnya, Rafael Alun sebagai pejabat pajak.
Rafael Alun lebih dulu diperiksa terkait harta kekayaannya yang dinilai tak wajar karena menyentuh angka Rp56.1 miliar.
Selain Eko, Arni Murnianto selaku istri Kepala Kantor Dirjen Bea dan Cukai Provinsi DIY non-aktif itu pun juga ikut diperiksa oleh KPK.
Pemeriksaan Eko oleh KPK untuk dilakukan klarifikasi juga dibenarkan olehnya.
Dikutip AtoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV pada Rabu, 8 Maret 2023 eks Dirjen Bea Cukai mengungkapkan bahwa dirinya tak memiliki niat untuk pamer harta.
“Saya tidak pernah berniat, bermaksud untuk pamer harta seperti yang disampaikan secara viral,” kata Eko.
Ia juga mengatakan bahwa data yang telah ia simpan secara pribadi telah dicuri oleh seseorang. Kemudian ia juga menegaskan bahwa dirinya tak memiliki pesawat seperti dengan isu yang beredar.
“Kenapa hal itu terjadi, karena data saya yang saya simpan secara private dicuri, kemudian diframming dan beredarlah yang seperti rekan-rekan sekalian ketahui,ujarnya.
“Yang terakhir atas isu yang paling central saya tidak punya pesawat,” tambahnya.
Kepada Eko Darmanto, KPK melihat adanya keanehan terhadap harta kekayaan yang dimiliknya.
Disebutkan bahwa eks Dirjen Bea Cukai ini memiliki utang lebih dari Rp4 miliar, hal ini tak berbanding lurus dengan penghasilannya per tahun.
“Utangnya kok meningkat, liat utangnya empat miliar lebih, lihat penghasilannya dia setahun cuma 500 juta, kalau punya utang empat miliar penghasilan setahun 500 juta, itu empat miliar lu bayar sepuluh tahun aja 400 juta setahun kan, nah lu mau makan apa penghasilannya 500 bayar utang 400, selama sepuluh tahun itu keanehan itu kita lihat,” kata Pahala Nainggolan, Deputi Pencegahan KPK.***

Share this article
Eko Darmanto eks Dirjen Bea Cukai diperiksa KPK untuk dilakukan klarifikasi terkait harta kekayaannya yang dilaporkan pada LHKPN.