Terlihat Lelah dan Banyak Pikiran, Ini Penampakan Terkini Rafael Alun Saat Penuhi Panggilan KPK Soal Harta

Rafael Alun Eks pejabat Pajak saat berada di KPK
Rafael Alun Eks pejabat Pajak saat berada di KPK

AYOJAKARTA.COM---Mantan Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (1/3/2023).

Terekam dalam kamera ia datang sendiri sekitar pukul 08.00 WIB, tampak duduk menunggu di lobi Gedung KPK.

Saat mukanya tersorot, ia tampak lelah dan banyak pikiran. Mantan pejabat Dirjen Pajak ini juga terlihat menahan kepalanya dengan tangan.

Tampak juga kantung mata yang besar seperti kurang tidur saat mukanya tersorot kamera.

Baca Juga: Minta Perlindungan LPSK, Keluarga David Ajukan 3 Permohonan Ini, Salah Satunya Perhitungan Restitusi

Rafael Alun datang memakai pakaian batik berwarna coklat yang dibalut dengan jaket berwarna hitam dan memakai masker berwarna hitam pula, ia juga tampak mengenakan kacamata.

Dikutip ayojakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Rabu (1/3/2023), datangnya Rafael Alun untuk memenuhi panggilan dari KPK untuk dimintai keterangan perihal hartanya yang janggal.

Yaitu pemeriksaan dan klarifikasi atas kekayaannya sebesar Rp56,1 miliar, dimana tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Rafael sendiri sebelumnya pernah disorot oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait pencucian uang sejak tahun 2012.

Baca Juga: Viral Tertangkap Kamera, Gesture Rafael Alun Saat di KPK Sehati dengan Mario Dandy, Like Father Like Son!

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana juga menduga bahwa mantan pejabat Dirjen Pajak ini menggunakan nama orang lain untuk membuka rekening dan melakukan transaksi.

Sehingga PPATK juga telah mengirimkan hasil analisis transaksi mencurigakan dari Rafael Alun ke KPK sejak tahun 2012 lalu.

Kini namanya kembali disorot atas aksi sang anak yakni Mario Dandy Satriyo yang melakukan penganiayaan terhadap David anak pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Nama sang ayah, Rafael Alun Trisambodo ikut terseret karena selain melakukan penganiayaan, Mario Dandy juga kerap memamerkan harta di media sosial.

Baca Juga: Jenguk David Ozora di RS Mayapada, Mahfud MD: Kasus Ini Harus Diselesaikan Tuntas secara Hukum!

Maka dari itu, publik kaget dengan jumlah harta dari mantan Pejabat Dirjen Pajak eselon III tersebut, yang dari gajinya saja tidak bisa mencapai harta Rp56,1 miliar.

Belum lagi masalah anaknya yang saat ini sudah menjadi tersangka. Akibat aksi brutal sang anak tersebut menyebabkan David mengalami cedera berat di kepala hingga mengalami koma.

Terkait dengan gaya hidup mewah yang kerap ditampilkan oleh Mario Dandy, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga ikut berkomentar.

Baca Juga: Sindir Keras! Eks Ketua PBNU Said Aqil Sebut Pola Didik Ayah Mario Dandy: Uang Haram Bikin Anak Nakal

Mahfud MD mengatakan bahwa Rafael Alun terendus melakukan transaksi yang agak aneh.

Sekarang giliran KPK memainkan perannya untuk memeriksa terkait benar tidaknya harta kekayaan tersebut merupakan uang rakyat seperti yang digegerkan publik selama ini. Ataukah benar-benar harta hasil usahanya sendiri.***

 

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# panggilan KPK
# Penganiayaan anak pejabat Pajak
# Rafael Alun Trisambodo
# Mario Dandy

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.