AYOJAKARTA.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali bersih-bersih jajarannya terkait buntut panjang kasus penganiayaan yang menjerat Mario Dandy Satriyo, anak dari salah seorang bawahannya.
Setelah memberikan sanksi copot jabatan terhadap ayah tersangka diduga kasus penganiayaan yakni Rafael Alun Trisambodo, kini Sri Mulyani kembali membuat gebrakan.
Sri Mulyani menginstruksikan Inspektorat Jenderal melakukan investigasi tentang sumber kekayaan staf atau pejabat yang ditengarai tidak wajar dan melakukan koreksi atas tugasnya.
Dikutip dari akun Instagram smindrawati milik Menteri Keuangan ini, pada Minggu 28 Februari 2023, Sri Mulyani menanggapi beredarnya foto maupun berita Dirjen Pajak Suryo Utomo mengendarai motor gede atau moge bersama klub Blasting Rijder DJP.
Blasting Rijder DJP merupakan komunitas pegawai pajak yang menyukai berkendara motor besar.
Menyikapi hal tersebut Sri Mulyani kembali memberikan instruksi kepada Dirjen Pajak untuk:
1. Memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai jumlah harta kekayaan Dirjen pajak berikut asal sumbernya sebagaimana yang telah dilaporkan pada laporan harta kekayaan penyelenggara negara atau LHKPN.
2. Meminta pembubaran klub Blasting Rijder DJP.
Menurut Sri Mulyani, hobi dan gaya hidup mengendarai moge dapat menimbulkan persepsi negatif masyarakat serta kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai direktorat jenderal pajak atau DJP.
Hal itu tetap berlaku kendati jika moge tersebut diperoleh maupun dibeli dengan uang halal dan gaji resmi.
Ditegaskan oleh Sri Mulyani bahwa mengendarai serta memamerkan moge, bagi pejabat ataupun pegawai pajak dan Kementerian Keuangan, hal ini masuk dalam pelanggaran asas kepatuhan dan kepantasan publik.
Dalam pandangannya, perbuatan tersebut dinilai dapat mencederai kepercayaan masyarakat.***

Share this article
Sri Mulyani menanggapi beredarnya foto maupun berita Dirjen Pajak Suryo Utomo mengendarai motor gede atau moge bersama klub Blasting Rijder