AYOJAKARTA.COM - Terpidana kasus pembunuhan Brigadir J, Richard Eliezer telah menjalani sidang kode etik hari ini Rabu (22/2/2023).
Sidang kode etik Richard Eliezer ini digelar secara tertutup di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Ada tiga hakim yang mempimpin sidang kode etik Richard Eliezer hari ini yaitu Sesrowabprof Divpropam Polri Kombes Sakeus Ginting, Irbidjemen SDM I Itwil V Itwasum Polri Kombes Imam Thobroni dan Kabagsumda Rorenmin Bareskrim Polri Kombes Hengky Widjaja.
Baca Juga: Berpakaian Dinas Lengkap Richard Eliezer Jalani Sidang Kode Etik di Mabes Polri Hari Ini!
Sidang kode etik Richard Eliezer juga dihadiri oleh Komponas dan delapan saksi.
Dipantau AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Rabu (22/2/2023) sidang kode etik Richard Eliezer rupanya sudah dimulai.
Tampak sekali ekspresi tegang saat Richard memasuki ruang sidang kode etik.
Baca Juga: Digelar Tertutup, Richard Eliezer Hadapi Sidang Kode Etik Terkait Nasibnya Sebagai Polisi Hari Ini
Ia didampingi oleh dua petugas untuk masuk ruangan sidang kode etik.
Tak lama, hakim pun mempersilahkan Richard Eliezer untuk duduk dan memperkenalkan diri.
"Mohon izin komandan, memperkenalkan diri nama Richard Eliezer Pudiang Lumiu, pangkat Bharada NRP 98050869," ujar Richard Eliezer.
Baca Juga: Richard Eliezer Berpotensi Mendapat Ancaman Internal, Reza Indragiri ; Apakah Polri Bisa Menjamin?
Hakim lantas mempersilahkan kepada penuntut untuk menyampaikan tuntutannya kepada Richard Eliezer.
Diketahui, dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Richard Eliezer divonis satu tahun enam bulan oleh Majelis Hakim.
Vonis tersebut dibacakan pada Rabu (15/2/2023) lalu.
Banyak yang berharap agar Richard Eliezer bisa kembali bertugas di kesatuan Brimob.
Namun juga ada pihak yang kurang setuju, lantaran memikirkan keselamatan Richard Eliezer.
Sebab, mereka menduga bahwa kekuatan Ferdy Sambo di Kepolisian masih kuat.
Untuk diketahui, hasil sidang kode etik Richard Eliezer hari ini akan diumumkan sore nanti.***

Share this article
Masuki ruang sidang kode etik, Richard Eliezer terlihat begitu tegang, diminta perkenalkan diri sebelum sidang dimulai.