AYOJAKARTA.COM - Jatuhnya helikopter oleh Kapolda Jambi saat ini masih dilakukan proses evakuasi.
Dikatakan oleh Bupati Kerinci, Adirozal bahwa pihaknya juga turut meminta bantuan dari Dinas Pertanian serta warga setempat untuk memberikan informasi terkait jatuhnya helikopter rombongan Kapolda Jambi.
Hal itu dilakukan karena kemungkinan bisa saja jatuhnya helikopter berada dekat dengan perkebunan warga, dan ada warga yang melihat dapat memberikan informasi.
Baik itu informasi tanda-tanda, jalur cepat ataupun bahkan dapat memberikan bantuan berupa pertolongan.
"Kalau di Kerinci ini pemukiman bentuknya satu kelompok, tapi ini mudah-mudahan dekat dengan kebun masyarakat, sehingga tentu masyarakat dapat memberikan bantuan dan informasi juga," kata Adirozal seperti dikutip Ayojakarta.com dari siaran TV One News.
"Sehingga bisa menuju lokasi. Atau mungkin ada petani-petani yang dekat situ tahu jalan yang lebih cepat untuk menuju lokasi," tambahnya.
Terkait suara atau laporan dari masyarakat sendiri, Bupati Kerinci Adirozal masih belum mendapatkannya.
Baca Juga: Cek Fakta: Beredar Video Persiapan Juru Tembak untuk Eksekusi Ferdy Sambo, Benarkah?
Bupati Adirozal juga mengungkapkan kemungkinan kendala yang akan dihadapi oleh para tim evakuasi.
Mulai dari cuaca, juga lebatnya hutan dan jalur yang terjal serta curam.
"Selain hutannya lebat, jalur juga tidak datar. Kalau datar mungkin akan lebih mudah melihatnya," ujarnya.
"Karena ini bukit, bukitnya curam maka bisa saja beliau ini ada di lereng bagian bawah atau mungkin ada di bagian yang kedalamnya," tambah Adirozal.
Terkait laporan terkini dari Basarnas yang tengah melakukan evakuasi, pihak Bupati juga belum mendapatkan informasi lagi.
Hal itu bisa saja dikarenakan alat komunikasi yang digunakan di dalam hutan biasanya hanya berupa radio.
Informasi terkait jarak juga disampaikan oleh Adirozal bahwa jarak kemungkinan mencapai 30 km dari titik koordinat jatuhnya helikopter.
Ditambah jalan yang terjal dan mendaki akan menjadi salah satu faktor kesulitan bagi tim evakuasi.
Diberitakan sebelumnya bahwa helikopter yang ditumpangi oleh rombongan Kapolda Jambi beserta 7 penumpang lain mengalami pendaratan darurat di desa Tarmisi, Kecamatan Batang Maringin, Kabupaten Kerinci.
Baca Juga: Fantastis! Segini Kekayaan Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Jatim yang Tersandung Kasus Narkoba
Helikopter milik Polri itu berangkat pada pukul 09.25 dengan penumpang antara lain ada Pak Kapolda Jambi Dirreskrimun Polda Jambi Dirpolairud Polda Jambi, Spripim Polda Jambi dan 3 kru heli.
Helikopter tersebut dikatakan bahwa melakukan pendaratan darurat pada pukul 11.02 waktu setempat.***

Share this article
Update helikopter yang jatuh dan korban didalamnya ada Kapolda Jambi saat ini masih dilakukan proses evakuasi dibantu Bupati Kerinci