AYOJAKARTA.COM - Persidangan yang berlangsung cukup lama dalam rangka menhadili para terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J akhirnya sampai pada titik akhir.
Namun beberapa momen yang berhasil diabadikan oleh awak media masih ramai menjadi bahan pergunjingan hingga saat ini.
Selain euphoria kemenangan atas vonis terhadap Bharada E alias Richard Eliezer yang mendapatkan hukuman lebih ringan daripada tuntutan, ekspresi atau tampilan para terdakwa lainnya mendapatkan sorotan warganet.
Salah satunya adalah terdakwa Ferdy Sambo yang divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim atas keterlibatannya dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Dikutip dari akun Tik Tok Kompas.com (17/2/2023), Monica Kumalasari seorang pakar mikro ekspresi memberikan pandangannya terkait ekspresi dan gesture dari Ferdy Sambo.
"Sepanjang persidangan saya malah melihat blinking rate yang meningkat, orang berkedip itu wajar 26 kali setiap menit," kata Monica.
Baca Juga: Menkumham Jawab Tegas Isu KUHP Baru yang Dianggap Untungkan Ferdy Sambo: Gila Aja Cara PIkirnya!
"Tetapi yang perlu diwaspadai adalah adanya peningkatan, ketika adanya peningkatan satu justru orang itu biasanya lagi dalam kondisi stress, atau ketika kedipan itu meningkat irang dalam proses kognitif loading atau berpikir keras," lanjutnya.
Lebih lanjut Monica menjelaskan bahwa ketika banyak orang mempertanyakan meskipun bersalah dan mendapatkan hukuman mati, Ferdy Sambo kenapa nampak tegap saat berdiri karena baseline profesinya sebelum terkena kasus ini.
"Kalau kita katakan bahwa kok beliau masih tetap tegap? memang sudah baseline nya yang sudah terbangun selama puluhan tahun dalam profesinya," ucap Monica.
Baca Juga: Waduh! Tak Terima Ferdy Sambo Divonis Mati, Nikita Mirzani Ngamuk dan Sampaikan Hal Ini Pada Hakim
"Yang bisa diamati lagi adalah ketika Ferdy Sambo ini mendekat ke penasihat hukum, sepanjang persidangan tadi juga terlihat adanya high power pose juga ketika beliau duduk kemudian bersandar seperti ini," lanjutnya.
Selain itu Monica juga menyoroti gaya rambut Ferdy Sambo yang sempat viral dan ramai diperbincangkan oleh warganet.
"Awalnya kita boleh berprediksi bahwa ini adalah bahwa tidak mengurus karena sudah sedemikian lamanya persidangan ini," ucapnya.
"Tetapi ketika kita perhatikan justru ada shaping-shaping tertentu, yang mana ini tidak ada pada profesinya dahulu, tapi dengan model seperti ini menunjukkan kasualitasnya dan bahkan lebih keberanian untuk berbeda, nha ini yang menjadi tanda tanya ketika beliau ada di tahanan hal hal yang nonverbal pun bisa di reengineering termasuk dengan pemakaian kacamata," kata Monica.***

Share this article
Monica Kumalasari melihat blinking rate yang meningkat saat Ferdy Sambo divonis mati, biasanya lagi dalam kondisi stress.