Curahan Hati Ibunda Brigadir Yosua Jelang Sidang Vonis Sambo, Berharap FS dan PC Dijatuhi Hukuman Mati!

Curahan Hati Ibunda Brigadir Yosua Jelang Sidang Vonis Sambo, Berharap FS dan PC Dijatuhi Hukuman Mati!(Tangkap Layar YouTube KOMPASTV)
Curahan Hati Ibunda Brigadir Yosua Jelang Sidang Vonis Sambo, Berharap FS dan PC Dijatuhi Hukuman Mati!(Tangkap Layar YouTube KOMPASTV)

AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat kini telah sampai di penghujung persidangan yaitu vonis Hakim pada hari ini Senin, (13/02/23).

Dikutip dari Youtube Kompas TV, Ibunda mendiang Brigadir Yosua yaitu Rosti Simanjuntak, mengungkapkan curahan hatinya sebagai seorang ibu yang melahirkan Brigadir Yosua menjelang vonis dibacakan oleh Hakim.

"Curahan hati seorang Ibu tentu sangat-sangat duka yang berat karena harapan kami satu-satu nya adalah berdoa dan berharap kepada Tuhan dengan memeluk foto anak Saya, karena hanya fotolah yang bisa saya peluk, tidak bisa lagi anak Saya secara bernyawa bisa Saya peluk", ungkap Rosti Simanjuntak sambil menangis.

Baca Juga: Vonis Ferdy Sambo, Ustaz Yusuf Mansur Taruh Kepercayaan ke Majelis Hakim

Rosti juga menyampaikan keyakinannya bahwa Tuhan Maha melihat dan Maha Mengetahui apa sebenarnya. Lalu kerinduan dan harapannya sebagai Ibunda Almarhum Yosua agar Tuhan mengabulkan doa-doanya untuk keadilan mendiang anaknya. 

"Karena Tuhan Maha Melihat dan Maha Mengetahui apa sebenarnya kerinduan dan harapan kami sebagai Ibundanya Almarhum Yosua agar Tuhan mendengarkan apa permohonan doa kami dan terkabul besoknya di dalam persidangan dan semoga Hakim, Tuhan ketuk hatinya diberikan Rahim Bijaksana berani memberikan putusan kepada terdakwa sesuai dengan dakwaan dan tuntutan yang telah terpenuhi dengan pembunuhan berencana kepada anak kami Almarhum Yosua", Inilah harapan yang disampaikan Ibunda Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak.

Perlu diketahui bahwa tak terasa sudah hampir 8 bulan lamanya Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat meninggalkan orang-orang terkasih. Anak dari pasangan Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak pergi selamanya dengan sangat tragis.

Kepergian Brigadir Yosua meninggalkan rasa sakit dan kenangan bagi keluarga yang amat membekas terutama dalam hati kedua orangtuanya pasalnya anak kedua dari empat bersaudara itu meninggal mengenaskan dalam tangan Atasannya sendiri yaitu Ferdy Sambo.

Maka karena ini lah orang tua mendiang Brigadir Yosua rela terbang dari Jambi ke Jakarta untuk menghadiri sidang putusan vonis Majelis Hakim pada hari ini Senin (13/02/23) di PN Jaksel.

Perjalanan yang begitu Panjang dari mulai awal persidangan ini digelar membutuhkan begitu besar kekuatan bagi seorang Rosti Simanjuntak selaku Ibunda Brigadir Yosua.

“Kami tetap berjuang melawan ketidakadilan ini terhadap anak kami dan keluarga", tutur Rosti Simanjuntak.

Dalam tangisan yang jatuh, Rosti Simanjuntak juga berharap jika Negara Indonesia ini merupakan Negara Hukum yang benar-benar dapat menegakkan keadilan khususnya kepada orang yang terzalimi, dan orang kecil seperti mereka.

Baca Juga: Sidang Vonis di Depan Mata, PBNU Sebut Ferdy Sambo Layak Dihukum Berat: Marwah Polri Jadi Rusak

Namun jika memang kenyataan itu pahit atau vonis yang dijatuhkan kepada para terdakwa khususnya FS (Ferdy Sambo ) dan PC (Putri Candrawathi) tidak sesuai dengan harapan keluarga Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak akan menerimanya dengang hati yang lapang dan ikhlas.

Hal ini disampaikan Rosti Simanjuntak karena mereka percaya kepada Tuhan karena Hakim yang paling tinggi adalah Tuhan.

Ibunda Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak juga menerangkan vonis apa yang pantas untuk terdakwa FS dan PC.

"Vonis yang kami harapkan terlebih FS dan PC karena mereka adalah otak di dalam pembunuhan ini, mereka telah terpenuhi dengan unsur dakwaan pembunuhan berencana bagaimana mereka memperlakukan menghabisi nyawa anak saya, merampas nyawa anak saya karena nyawa itu adalah hak Tuhan. Tapi Ferdy Sambo dengan cara biadab dan keji menghabisi anak saya Novriansyah Yosua sesuai dengan pembunuhan berencana, Dia Harus bertanggung jawab sesuai dengan perbuatannya yaitu hukuman yang semaksimalnya atau yang pantas adalah hukuman mati", tutur Rosti Simanjuntak.

Hal yang sama diharapkan kepada PC (Putri Candrawati) untuk dijatuhi vonis yang semaksimal mungkin. Vonis yang pantas bagi PC adalah hukuman mati karena Rosti Simanjuntak menganggap PC merupakan biang kerok atau pemicu tewasnya Brigadir Yosua.

Selain harapan-harapan yang diungkapkan oleh Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak meminta untuk masyarakat Indonesia senantiasa mendoakan keluarga khususnya dirinya sebagai seorang Ibu dan suaminya sebagai seorang ayah dari mendiang Brigadir Yosua, agar hukum di Indonesia benar-benar diwujudkan sesuai Undang-undang yang berlaku dan seadil-adilnya bagi rakyat Indonesia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ibunda Brigadir J
# Putri Cendrawathi
# vonis ferdy sambo
# FS
# Ferdy Sambo
# PC
# mati
# vonis

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).