Heboh! Ada Aliran Dana Rp 155 Triliun, Kamaruddin Simanjuntak: Jika Presiden Tak Tahu Maka Negara dalam Bahaya

Heboh! Ada Aliran Dana Rp 155 Triliun, Kamaruddin Simanjuntak: Jika Presiden Tak Tahu Maka Negara dalam Bahaya
Heboh! Ada Aliran Dana Rp 155 Triliun, Kamaruddin Simanjuntak: Jika Presiden Tak Tahu Maka Negara dalam Bahaya

AYOJAKARTA.COM - Kuasa hukum keluarga Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak kembali mengeluarkan statement yang membuat kaget.

Kali ini, Kamaruddin Simanjuntak menyebutkan adanya aliran dana sebesar 155 triliun rupiah.

Menurut Kamaruddin Simanjuntak, transaksi sebesar itu terkait dengan judi online.

Pada awal kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J muncul, netizen dikejutkan dengan informasi Konsorsium 303 (judi online).

Baca Juga: Pakar Nilai Pengacara Ferdy Sambo Katakan Hal yang Terlalu Vulgar dalam Delik, Apa Itu?

Informasi berupa bagan alur tentang Konsorsium 303 (judi online) ini menyeret mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo diduga terlibat dalam setiap transaksi yang dilakukan oleh Konsorsium 303 tersebut.

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Uya Kuya TV pada Selasa (7/2/2023), Kamaruddin Simanjuntak menyebutkan ada transaksi uang sebanyak 155 triliun rupiah dari judi online. 

“Judi online yang sebelumnya saya taksir hanya beberapa puluh triliun, ternyata ada 155 triliun transaksinya bersama para mafia itu,” sebutnya.

Baca Juga: Ada Operasi Senyap Senilai 155 Triliun Rupiah yang Membuat Tewasnya Brigadir J Sukar untuk Bisa Terungkap

Lebih lanjut, Kamaruddin Simanjuntak menegaskan bahwa informasi tersebut sudah dikatakan oleh PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dan meminta KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk meresponnya.

“PPATK sudah mengatakan itu, sudah bekerja dan sudah mengumumkan 155 triliun. Nah tugas KPK sekarang adalah merespons PPATK,” tegasnya.

“Siapa yang bertransaksi di dalam 155 triliun itu? kemana aliran dananya? siapa saja yang menikmati dan lembaga mana saja,” tambahnya.

Kamaruddin Simanjuntak menyebutkan bahwa negara dalam keadaan bahaya apabila presiden tidak tahu adanya aliran dana 155 triliun rupiah tersebut.

“Kalau sampai presiden tidak mengetahui aliran dana tersebut berarti negara ini dalam keadaan bahaya,” sebutnya.

Baca Juga: Geger! Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Rp 155 Triliun Transaksi Kegelapan yang Libatkan Ferdy Sambo dan PC

Lebih lanjut, pengacara dari Brigadir J ini menyebutkan jika Kapolri tidak tahu aliran dana itu maka negara dalam keadaan darurat.

“Kalau Kapolri mengatakan tidak tahu, berarti negara ini dalam keadaan darurat,” sebutnya.

“Kalau Kepala BIN (Badan Intelijen Negara) tidak tahu adanya transaksi 155 triliun rupiah, berarti negara dalam keadaan bahaya,” tambahnya.

“Kalau Gubernur Bank Indonesia, dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) tidak tahu adanya aliran dana 155 triliun, negara benar-benar sangat darurat, karena cuman Kamaruddin yang tahu, bahaya sekali negara,” ungkap Kamaruddin Simanjuntak.

Baca Juga: Soal Kemungkinan Ferdy Sambo Dihukum Mati, Kamaruddin Simanjuntak: Hakim Harus Betul-betul Merenung!

Tetapi Kamaruddin Simanjuntak menyebutkan jika Presiden, Kapolri, Kepala BIN, Gubernur Bank Indonesia dan OJK tahu adanya transaksi itu tapi membiarkannya maka telah terjadi kejahatan.

“Tapi kalau mereka tahu, mengapa mereka biarkan kejahatan ini,” ujarnya.

Kamaruddin Simanjuntak juga menjelaskan bahwa kejahatan itu ada dua macam.

“Seperti yang saya katakan dulu, kejahatan itu ada dua yaitu aktif melakukan kejahatan dan membiarkan terjadinya kejahatan, sama-sama penjahat,” ujarnya.

Baca Juga: Terkuak Cerita Lengkap Perempuan Nangis yang Diungkap Richard Eliezer, Ada Kaitannya dengan Pembunuhan Yosua?

Oleh sebab itu, Kamaruddin Simanjuntak meminta untuk dilakukannya audit, terlebih terhadap Satgasus Merah Putih.

Diduga aliran dana sebesar 155 triliun rupiah tersebut masuk ke dalam dana yang digunakan oleh Satgasus Merah Putih di mana sebelum dibubarkan, Ferdy Sambo adalah pimpinannya.

“Karena setelah saya pelajari tidak adanya anggaran dana dari negara dan DPR RI untuk Satgasus Merah Putih,” pungkas Kamaruddin Simanjuntak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tak tahu
# dalam bahaya
# Konsorsium 303
# Gubernur Bank Indonesia
# Negara
# Rp 155 Triliun
# Yosua Hutabarat
# Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
# Kepala BIN
# Satgasus Merah Putih
# heboh
# Kadiv Propam Polri
# aliran dana
# Komisi Pemberantasan Korupsi
# Otoritas Jasa Keuangan
# Brigadir J
# Kamaruddin Simanjuntak
# pembunuhan berencana
# Badan Intelijen Negara
# Ferdy Sambo
# Kapolri
# Presiden
# DPR RI
# PPATK
# judi online
# OJK
# kejahatan
# KPK
# netizen

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.