Turki Berduka! Hadapi Gempa Terburuk Sejak 1939, Beginilah Nasib Mahasiswa Indonesia yang Berada di Sana

Hadapi Gempa Terburuk Sejak 1939, Beginilah Nasib Mahasiswa Indonesia yang Berada di Sana
Hadapi Gempa Terburuk Sejak 1939, Beginilah Nasib Mahasiswa Indonesia yang Berada di Sana

AYOJAKARTA.COM--Dua kali gempa dahsyat mengguncang Turki dengan kekuatan hampir 8 Magnitudo pada Senin (6/2/2023).

Menurut data dari AFAD, gempa pertama yang terjadi di Turki berkekuatan M 7,4 dan gempa kedua berkekuatan M 7,6 yang berakibat juga pada Suriah.

Rumah-rumah dan gedung bertingkat roboh karena besarnya kekuatan gempa Turki yang terjadi dan mengakibatkan banyak korban jiwa.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (7/2/2023) jumlah korban gempa Turki mencapai 1.600 jiwa yang berasal Turki dan Suriah, ini merupakan data yang didapat hingga pukul 19.00 WIB pada 6 Febuari 2023.

Baca Juga: Update Terbaru! Hasil Analisis Gempa Turki oleh BMKG: Jalur Patahan 300 KM Lebih, Gempa Terbesar dalam Sejarah

Menurut USGS, jika dilihat dari kekuatan gempa yang terjadi maka diperkirakan korban jiwa sedikitnya adalah 10.000 orang.

Presiden Turki bahkan menyebut ini merupakan gempa yang terburuk setelah gempa pada tahun 1939 yang mengakibatkan sekitar 33.000 orang meninggal dunia.

Salah satu mahasiswa Indonesia yang berada di Turki, Shafiq Rizkulloh mengabarkan bahwa dirinya sedang berada dalam pengungsian.

Shafiq sudah berada di Turki selama kurang lebih 1,5 tahun untuk mengenyam pendidikan. Ia dan mahasiswa Indonesia lain yang lebih senior mengakui bahwa ini merupakan gempa yang paling parah yang pernah dirasakan di Turki.

Baca Juga: Gempa 7,8 SR Melanda Turki, Getaran Dirasakan ke Berbagai Negara dan Banyak Korban Tertimpa Runtuhan Gedung

Gempa yang terjadi tidak hanya dua kali saja namun gempa terus menerus terjadi dengan intens dari pagi hari.

Karena intensitas gempa yang cukup tinggi maka warga Turki memutuskan untuk meninggalkan rumahnya, sebagian menuju ke luar kota, sebagian lagi menuju ke tempat pengungsian yang lebih aman.

“Siang hari saya berada di rumah teman saya yang waktu itu kita sedang beristirahat sekitar jam 1 siang itu kita sama-sama berada di dalam rumah dan itu guncangan sangat-sangat dahsyat bahkan sangat sulit untuk akhirnya bisa berjalan keluar dari pintu,” kata Shafiq.

Baca Juga: Gempa Bumi Turki Sesuai Prediksi Frank Hoogerbeets, Guncangan Terjadi di Wilayah Ini

Shafiq dan mahasiswa Indonesia lainnya mengaku masih merasakan takut dan khawatir akibat bencana alam ini.

Namun baik pemerintah Turki maupun pemerintah Indonesia memberikan respon yang cepat untuk meminimalisir korban dan kerugian akibat gempa.

Pemerintah Turki dengan sigap telah menurunkan tim rescue dan tim medis di sejumlah titik yang terdampak.

Sedangkan pemerintah Indonesia juga dinilai cepat memberikan respon terutama kepada mahasiwa Indonesia dan orang-orang Indonesia yang bekerja di Turki.

“Alhamdulillah untuk pemberi respon, pemerintah Turki maupun pemerintah Indonesia sangat cepat dan juga pemerintah Turki dan Indonesia berkolaborasi untuk bisa bagaimana meminimalisir efek, dampak gempa,” kata Shafiq.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pengungsian
# mahasiswa Indonesia
# Gempa Turki
# nasib
# magnitudo
# korban

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.