AYOJAKARTA.COM - Sebuah tsunami yang sangat besar diperkirakan telah terjadi di dunia puluhan juta tahun yang lalu.
Sebuah permodelan tsunami dirilis dan dibagikan oleh National Oceanic and Atmospheric Administration atau NOAA.
Dalam situs resminya, NOAA membuat skenario tsunami ketika asteroid berukuran sangat besar menghantam bumi pada 66 juta tajun yang lalu.
Seperti yang telah diketahui, para ilmuwan dunia telah meyakini bahwa hujan asteroid telah menghantam bumi berjuta-juta tahun yang lalu dan membuat berbagai spesies hewan atau tumbuhan menjadi punah.
Melalui situsnya, badan laboratorium milik Amerika Serikat memberikan gambaran ketika asteroid menghantam bumi jutaan tahun yang lalu dan menyebabkan tsunami yang sangat besar.
Dilansir dari situs resminya, NOAA meyakini bahwa tsunami dengan tinggi hingga lebih dari satu kilometer telah terjadi ketika asteroid menghantam bumi di zaman dulu kala.
Itulah yang menjadi salah satu alasan bagaimana hampir semua dinosaurus dan hewan lainnya menjadi punah dari bumi
Baca Juga: Lirik Lagu Bunda Corla No Comment yang Berduet dengan Tuty Wibowo
“Asteroid selebar 6+ mil yang menghantam Bumi 66 juta tahun lalu, diterima secara luas telah memusnahkan hampir semua dinosaurus dan kira-kira tiga perempat spesies tanaman dan hewan di planet ini, juga memicu megatsunami dengan gelombang setinggi satu mil,” tulis NOAA diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
Menurut mereka, tsunami yang terjadi di masa lalu tersebut sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan tsunami yang terjadi baru-baru ini.
Bahkan, disebutkan bahwa tinggi gelombang tsunami yang dihasilkan puluhan ribu kali lebih besar daripada peristiwa tsunami yang tercatat.
“Tsunami sejarah baru-baru ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan peristiwa bencana global ini, yang diperkirakan 30.000 kali lebih besar daripada peristiwa yang tercatat,” terangnya.
Baca Juga: ICJR Lindungi Status Justice Collaborator Richard Eliezer, Lantas Apa yang Dimaksud Amicus Curiae?
Berdasarkan hasil dari permodelan yang ada, diperkirakan tinggi dari gelombang tsunami akibat asteroid tersebut dimulai dari 1,6 km hingga 4,5 km ketika menghantam daratan.
“Amplitudo gelombang dimulai sekitar satu mil (1,6 km) tetapi mencapai jauh lebih tinggi, mungkin lebih dari 2,5 mil (4,5 km) saat tercebur ke darat,” tulis mereka.

Share this article
NOAA membuat skenario tsunami ketika asteroid berukuran sangat besar menghantam bumi pada 66 juta tajun yang lalu. Seperti apa kejadian itu?