AYOJAKARTA.COM---Geger ramalan dibeberkan Hard Gumay tentang sejumlah hal yang akan terjadi di tahun 2023, salah satunya adalah bencana alam.
Pria yang dikenal sebagai anak indigo ini mengutarakan kejadian yang mengerikan yaitu tsunami yang akan terjadi di Indonesia pada tahun 2023 ini.
Hard Gumay pun tak hanya menjelaskan penerawangannya soal akan terjadinya bencana tsunami pada 2023, namun ia juga menjelaskan lokasi di mana musibah itu terjadi.
Sebuah pesan bagi semua orang kemudian disampaikan Hard Gumay agar menjadi perhatian.
Hard Gumay menjelaskan akan adanya gelombang besar, ombak dan air yang masuk ke daratan.
Baca Juga: Terkini! Melonguane-SULUT Kembali Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo, Tidak Berpotensi Tsunami
Hard Gumay pun menceritakan akan ada banyaknya tangisan, duka dan rintihan orang-orang yang menjadi korban tsunami.
Menurut prediksi Hard Gumay, bencana tsunami yang ia lihat ini akan melanda sejumlah daerah di Timur Indonesia. Akan ada 3 daerah di Sulawesi tepatnya.
Dikutip dari Ayojakarta.com dari kanal youtobe Official Trans7 pada tanggal 8 Januari 2023 saat Hard Gumay menjadi bintang acara yang dipimpin oleh Irfan Hakim dan Raffi Ahmad ini menjelaskan 3 tempat yang akan mengalami tsunami menurut ramalannya.
Adapun 3 daerah yang akan mengalami tsunami yaitu Manado, Makassar dan Desa Kecil yang ada di Sulawesi.
Tak lupa, Hard Gumay pun memberikan pesan di acara tersebut ke semua orang agar terus berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Di balik ramalan Hard Gumay mengenai tsunami yang akan terjadi di 2023, BMKG memberikan peringatan akan terjadinya perubahan atmosfer yang dapat memicu potensi hujan lebat di beberapa wilayah Indonesia.
BMKG menjelaskan bahwa gelombang Rossby Ekuator dan gelombang Kelvin saat ini cukup aktif di wiayah timur Indonesia dan turut memicu potensi peningkatan pertumbuhan awan.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG juga menjelaskan bahwa khususnya di pesisir selatan dan barat Sulawesi Selatan yang akan mengalami potensi hujan intensitas sedang sampai lebat yang dapat disertai kilat dan petir serta angin kencang dalam waktu sepekan ke depan yaitu 19- 25 Januari 2023.
BMKG juga menghimbau kepada pihak-pihak yang terkait untuk lebih memperhatikan hal tersebut dan melakukan beberapa persiapan yang matang.
Peringatan akan adanya gelombang setinggi 4 meter ini diketahui sudah berlaku sejak tanggal 24 Desember 2022.
Baca Juga: Mengejutkan! Hard Gumay Beberkan Soal Ramalan Ending Kasus Ferdy Sambo, Intip Jawabannya Berikut Ini
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung yaitu Ricky Daniel Aror juga menjelaskan bahwa pola angin yang ada di wilayah bagian utara dominan bergerak dari barat laut ke timur laut dan kecepatan tertingginya terpantau di laut Sulawesi bagian barat.
Dilansir dari Ayoajakarta.com dari Youtobe Indo Line, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ia juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap gelombang laut terutama kepada masyarakat yang akan berlayar.

Share this article
Hard Gumay pun menceritakan akan ada banyaknya tangisan, duka dan rintihan orang-orang yang menjadi korban tsunami.