Tak Ada Saksi, Pelecehan Putri Candrawathi yang Diyakini Benar oleh Ferdy Sambo Justru Bikin Hakim Kebingungan

Tak Ada Saksi, Pelecehan Putri Candrawathi yang Diyakini Benar oleh Ferdy Sambo Justru Bikin Hakim Kebingungan
Tak Ada Saksi, Pelecehan Putri Candrawathi yang Diyakini Benar oleh Ferdy Sambo Justru Bikin Hakim Kebingungan

AYOJAKARTA.COM - Hakim Wahyu Iman Santoso mengaku bingung terkait dugaan adanya pelecehan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi.

Adapun dugaan pelecehan itu dilakukan oleh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat pada saat berada di Magelang pada tanggal 7 juli 2022 lalu.

Hakim juga menyebutkan bahwa tak ada saksi yang melihat peristiwa tersebut.

Hal tersebut diungkapkan saat Ferdy Sambo diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/01/23).

"Sesuai fakta sidang yang ada selama ini yang disampaikan, saudara mengatakan pelecehan seksual atau lebih dari pelecehan seksual itu, dari para saksi maupun terdakwa mulai dari Ricky Rizal hingga Kuat Maruf termasuk Eliezer mereka tidak ada yang mengetahui peristiwa itu," kata hakim.

Baca Juga: Dijanjikan Uang Rp500 Juta dari Ferdy Sambo, Kuat Maruf Ungkap Jumlah THR yang Capai 2 Digit!

Jika melihat fakta dalam persidangan hingga saat ini hanya Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo yang menyampaikan perihal tersebut.

Minimnya keterangan tentang dugaan pelecehan ini, membuat hakim kebingungan mengenai kebenaran pernyataan Ferdy Sambo mengenai adanya pelecehan seksual di Magelang.

"Kemudian yang di persidangan mengenai peristiwa adanya pelecehan seksual atau saudara katakan lebih dari pelecehan seksual itu hanya diterangkan oleh istri saudara sendiri dan saudara, sehingga sampai hari ini kami bingung dan di beberapa keterangan saksi mengatakan, saudara mengatakan itu hanya ilusi peristiwa di Magelang? Bisa diterangkan?" tanya hakim kemudian.

Baca Juga: Beda Pernyataan Ferdy Sambo dan Ricky Rizal Soal Dijanjikan Uang Segepok, Siapa yang Jujur?

Dalam hal ini, Ferdy Sambo meyakini keterangan istrinya soal pelecehan di Magelang memang benar adanya.

Pasalnya, mantan Kadiv Propam Polri itu mengatakan tak ada gunanya jika istrinya berbohong soal keterangan pelecehan seksual.

"Terkait dengan penjelasan istri saya di lantai 3, saya yakini kebenarannya karena istri saya tidak mungkin berbohong terkait dengan peristiwa seperti itu, apa gunanya buat dia," jawab Ferdy Sambo yang dikutip ayojakarta.com dari YouTube MetroTv, Selasa (10/1/2023). 

Majelis hakim lalu menyinggung soal keterangan saksi yang menyebut bahwa peristiwa di Magelang tidak ada dan hanya ilusi.

Baca Juga: Kasus Semakin Memanas Jelang Putusan Hakim, Ronny Talapessy Akui Sering Dapat Ancaman

Saksi itu memberikan keterangan tersebut berdasarkan cerita Ferdy Sambo sendiri dalam beberapa kesempatan.

"Terkait keterangan ilusi itu yang dijelaskan oleh saksi Sugeng Putut itu saya sampaikan itu tidak usah dijelaskan karena untuk memuluskan cerita saya yang tidak benar," jawab Ferdy Sambo.

"Itu ya alasan saudara?" tanya hakim.

"Iya Yang Mulia," jawab Ferdy Sambo.

"Jadi keterangan Sugeng Putut ketika hanya saudara mengatakan itu ilusi hanya untuk membenarkan skenario saudara?" tanya hakim kembali.

"Demikian Yang Mulia karena skenario saya mulai dari Duren Tiga," timpal Ferdy Sambo.

Baca Juga: Beri Uang Rp500 Juta ke Kuat Maruf, Ferdy Sambo Malah Dikira Stres dan Lagi Bercanda

Ferdy Sambo disebut sebagai orang yang merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua saat berada di lantai tiga rumah Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Saat itu, ia meminta Ricky Rizal untuk menembak Yosua.

Akan tetapi, permintaan tersebut ditolak langsung oleh ajudannya itu.

Sehingga, Ferdy Sambo beralih meminta bantuan kepada Bharada Richard Eliezer untuk menembak Yosua.

Baca Juga: Lelah! Ferdy Sambo Akhirnya Ngaku Soal Skenario Pelecehan Putri Candrawathi, Netizen: Kenapa Ngga dari Awal?

Penembakan Yosua dilakukan di rumah dinas Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.

Adapun alasan di balik perencanaan penembakan tersebut karena mendengar cerita tentang pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir Yosua kepada istrinya, Putri Candrawathi.

Dengan rangkaian peristiwa dan peran di baliknya, Ferdy Sambo didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1.

Ia terancam pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Sugeng Putut Wicaksono
# Jakarta Selata
# Bharada Richard Eliezer
# 7 Juli 2022
# 8 Juli 2022
# Brigadir Yosua
# pembunuhan berencana Brigadir J
# Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat
# Wahyu Iman Santoso
# Duren Tiga
# rumah Saguling
# hakim Wahyu Iman
# Hakim Wahyu
# Kadiv Propam Polri
# Putri Candrawathi
# Kuat Maruf
# Ricky Rizal
# Eliezer
# Yosua
# Brigadir J
# saksi
# pembunuhan berencana
# hakim
# Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
# Ferdy Sambo
# kebingungan
# pembunuhan
# Magelang
# pelecehan
# pelecehan seksual

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).