AYOJAKARTA.COM - Aliran dana Rp100 triliun pada Brigadir Yosua kembali menjadi perbincangan publik.
Aiman Witjaksono, Jurnalis senior menjadi salah satu orang yang membahas uang seratus triliun di rekening Brigadir J itu.
Sebelumnya Aiman Witjaksono sempat menelusuri terkait aliran dana seratus triliun pada rekening Brigadir J ini dengan pakar anti Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Yenti Garnasih.
Dimana pakar TPPU itu menyebutkan bahwa uang dalam jumlah fantastis tersebut kemungkinan pernah ada dan telah didebet.
Dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Aiman Witjaksono membeberkan alasannya kenapa menelusuri soal misteri uang seratus triliun tersebut.
Aiman menyebut bahwa uang fantastis tersebut itu menyimpan kejanggalan.
Sebab uang tersebut memiliki keterangan debet, dimana jika uang tersebut itu didebet artinya uang itu telah keluar.
Baca Juga: Motif Pembunuhan Brigadir J Bukan Pelecehan? Aiman Witjaksono: Jangan-jangan Karena...
Sedangkan, ketua PPATK Ivan Yustiavandana menyebut bahwa angka itu artinya adalah pemblokiran dan tidak didebet.
“itulah kenapa saya angkat itu ada kejanggalan disitu yang saya lihat pertama itu uang seratus triliun tapi tulisannya debet, artinya uang keluar,” kata Aiman.
“lalu kemudian sempat rame sedikit lalu ketua PPATK Pak Ivan Yustiandana bahwa itu bukan uang keluar tapi itu adalah pagu atau batas pemblokiran,” tambahnya.
Kemudian alasan lainnya yakni karena dalam kasus Ferdy Sambo ini yang sering dibahas adalah motif pelecehan.
Dan tidak ada yang mencari tahu lebih lanjut soal uang fantastis tersebut.
Baca Juga: Temui Kejanggalan Saat Cek TKP Pembunuhan Yosua, Ronny Talapessy: Seharusnya Ada CCTV di Saguling
Apalagi dalam kasus Ferdy Sambo ini bukan hanya pembunuhan, melainkan ada perintangan penyidikan dan isu keterlibatannya dengan konsorsium judi online.
“tapi nggak ada satupun yang ngejar soal uang bahwa di kasus Sambo ada pembunuhannya, ada obstruction of justice satu hal bahwa ada selentingan konsorsium judi yang sampai sekarang juga nggak jelas apakah terkait Sambo atau tidak,” ujarnya.
Namun sampai detik ini belum ada yang menduga bahwa motif sebenarnya dari pembunuhan Brigadir Yosua ini bukanlah soal pelecehan seksual.
Melainkan ada hubungannya dengan uang dalam jumlah yang besar itu.
Untuk itulah Aiman ingin mencari tahu lebih dalam soal uang triliunan tersebut.
“tapi sampai detik ini belum ada yang menganggap bahwa ini jangan-jangan ada hal lain dari pelecehan, jangan-jangan pembunuhan ini bukan karena pelecehan tapi karena uang,” ujarnya.***

Share this article
Aiman Witjaksono ungkap alasannya mengapa berani mengungkap misteri uang Rp100 Triliun di rekening Brigadir J